BerandaVideo

PERTAMA KALI MAKAN PERSIS DI DEPAN LANDASAN PESAWAT TERBANG!!

📅 6 Januari 2026👁️ 635K views👍 8K likes💬 621 komentar⏱️ 15:02
▶ Tonton di YouTube

🤖 Ringkasan Video

Tempat makan di depan landasan pesawat terbang di Tangerang, menyajikan bakso dan mie ayam dengan pemandangan unik pesawat take off dan landing.

📝 Deskripsi Video

Penemuan langka nih men, makan Bakso Mie Ayam tapi viewnya pesawat landing di depan mata! Hiburan banget sih ini haha! Buat kalian para aviation enthusiast cocok banget mampir kesini, lokasinya ada di Ruman Oren, Jl. Perimeter Utara, Tangerang. Pemandangan udah oke, ditutup dengan yang sama okenya, Tehbotol Sosro Original! Perpaduan 100% teh, gula dan melati asli bikin rasa sepet tehnya masih berasa oke banget cuyy! Karena apapun makanannya, minumnya Tehbotol Sosro! https://www.instagram.com/tehbotolsosroid/ ► Order Nex Merchandise : https://linktr.ee/nexcolony ► Follow Instagram Nex Merchandise @nexcolony : https://bit.ly/3a6Ko82 ► Daftar kuliner kota yang sudah di kunjungi : https://bit.ly/36iykzl ► Jadi MAMEN gw untuk nonton 2 video tiap minggu : https://goo.gl/od21ZJ ► Follow Instagram untuk update terbaru kuliner gw : https://goo.gl/aqey2X Review makanan di seluruh daerah Indonesia! #makankelilingindonesia #makancuy Business Inquiry email to : nexcarlos86@gmail.com Thanks Mamen!

📄 Transkrip Video

Man, ini gua lagi pengen makan bakso tapi dengan view yang tidak biasa. Nah, ini kalau teh mau makan paling view-nya yang paling bagus gimana? Emang tahu Abang na Carlos? Enggak. Oh, jadi kalau kita makan di sini yang paling mahal tuh ya ini nih. Yo, Mamen. Balik lagi sama gua Next Carlos di aslinya kuliner lokal bareng T botol Sosro W. [Musik] Diam dulu ya. Iya, Om. Men, ini gua lagi pengen makan bakso tapi dengan view yang tidak biasa yang sudah pasti jarang ada. Karena pemandangan yang akan kita lihat di depan mata kita itu adalah pesawat-pesawat yang landing maupun take off. Wah. Jadi bandara itu kan ada parimeter utara, ada parimeter selatan. Ini gua ada di parimeter utara untuk makan yang namanya enggak ada namanya sih. Ini mie ayam bakso benar-benar enggak ada namanya. Buset, gimana ya orang kalau mau ke sini ya? Tapi kalau kalian mau nyari di Google Map, ketik aja rumah Oren. Karena lokasi bakso mie ayamnya ini di sebelahnya rumah orangen nih. Dan ini nih, tuh di belakang gua udah ada pesawat yang mau landing. Wah, gila. Kita lihat besar landing nih. Elita R. Wah, pesawat yang tepat waktu. Iya, gua suka banget. Dia udah murah tepat waktu. Karena ini areanya cukup luas dan gersang. So, gua butuh banget yang namanya teman makan yang bikin gua segar. Apalagi kalau bukan teh botol Sosro original. Kapan pun di mana pun selalu nemenin gua kulineran nih. Minum cuy. Ah, gila men. Segernya Wah. Karena teh botol Sosro original ini terbuat dari 100% teh melati dan gula asli. Jadi, gua makin segar dan siap untuk kulineran. Let's go. Wih, baksonya gede banget ya. Bentuknya agak seperti bakso-baksy ya. Coba deh lihat deh. I kan. Oh, iya kan? Benar enggak? Iya. Deluknya tuh kayak bakso-bakso dami. Boleh kenalan dengan Bu siapa nih? Hah? Urena. Saya next tukang makan. Ini jualannya mie ayam bakso, tapi enggak ada namanya. Namanya mie ayam bakso paso dikitin. Tapi enggak ada tulisan pasako dikin. Ya enggak ada di situ. Cuman ada pas kalau orang pan, dicur saja ya. Tapi kalau nanti misalnya dibranding bakso Mianya pasako dikin enggak apa-apa. Enggak apaapa. Terus sudah mulai jualan dari kapan? Dari 2 tahun yang lalu ya. Oh, baru mulai. Iya. Tadinya sebelah warung warung pedang tapi warung makan juga. Iya pas sampai kambing. Ini nambah lagi dong. Pas itu suruh dikosongin baru saya pindahnya ke Oh dipindah pindah sebelah doang. Tapi begitu pindah beda jualan juga. Beda jualan. Kenapa enggak kenapa enggak terusin yang sebelumnya? Parkirannya enggak ada cuma view-nya yang mahal ya ini kayaknya. Jadi makannya sambil lihat pesawat pesawat-pesawat ini. Jadi Ibu tahu dong pesawat kalau delay kenapa, Bu? Saya enggak tahu Nah, bukanya jam berapa, Bu? Bukannya jam 10.00 sampai jam 11. malam. Nah, ini kalau saya mau makan. Iya. Paling view-nya yang paling bagus di mana, Bu? Di rumah orangen. Naik atas ke rumah oren. Rumah rumah orang. Rumah orangen. Rumah. Rumah orangen. Yang warna oren ini. Iya. Masuk atas lewatnya samping. Heeh. Naik atas. Itu rumahnya ibu bukan yang punya ada wilayahnya. Tapi saya boleh makan sana? Boleh. Biasanya satu orang pembayarannya Rp20.000. Kalau yang naik dua du kali du. Iya seperti itu. Tapi wajarlah itu karena dia dia enggak jual dia enggak dagang makanan. Enggak cuma di bawah sih tapi enggak apa-apa ya. Saya misalnya saya mau ke sono tapi bayar satu orang Rp20.000 gitu. Iya. Oh oke. Oke. Banyak ya. Saya lihat tuh banyak ini yang apa yang nge-sot-ngot. Iya, biasanya ada yang live TikTok, ada yang ngambil gambar untuk YouTube. Lucu juga ya. Nah, ini jualannya apa aja, Bu? Mie ayam sama bakso? Bakso aja. Ada yang produksi sendiri enggak atau semuanya ngambil? Oh, baksonya saya buat sendiri. Bakso produksi sendiri? Iya. Ee, ini baksonya gede. Bakso apa ya? Bakso urat. Tapi bentuknya kayak bakso halus. Tapi ada yang ininya. Ada yang apa? Ada yang sebelum ditaruh. sebelum ditaruh. Oh, kayak gimana tuh? Saya boleh lihat enggak ini yang Oh, ini yang siap. Kalau yang di depan tuh apa? Sama urat. Oh, ini bisa dimakan itu kayak tempat panas. Benar itu pajangan. Iya, karena tempatnya panas kan. Jadi enggak macang kan. Bener bener gua berti gua bener dami ini aslinya begini. Tapi ini yang masih di freezer. Iya. Kalau yang ini sudah siap jual siap jual di atas dalam ada di dalam ada lagi. Iya. Kalau mie ayamnya? Mie ayamnya mie ayam biasa aja. Mi yang biasa aja ya. Mieya ambil sama orang. Iya. Tapi saya bisa enggak mie ayam pakai bakso urat gitu? Boleh. Boleh ya? Iya. Mau dong. Kalau gitu saya mie ayam pakai bakso nanti kita makannya di sana ya. Oke sampai ketemu di meja makan. [Musik] Nih mie ayam dan bakso gua udah jadi. Jadi gua mau bawa ke rumah orang rumah orangen. Yuk kita ke atas. Kita ke sono dulu ini. Kalau mau makan di atas bayar berapa? Oh, Bu, kalau mau makan di atas bayar berapa, Bu? R.000. Rp20.000 orang-orang langsung bayar apa nanti? Langsung bayar. Eh, kalau yang tiga enggak makan sama gitu enggak, Bu? Yang lain aja juga yang lain berarti kali empat. Oh, iya. Karena kita berempat, jadi dihitungnya di kali 4. Rp.000* 4. Banyak banget yang ini yang live ya. Nih dia makanan gua. mie ayam dan juga bakso urapnya. Dan gua sewa tempat di sini nih Rp20.000 satu orang. Kayaknya orang yang sewa yang bayar nih Rp2.000 sini itu kayaknya seharian di sini deh. Kalau seharian sih mungkin enggak rugi karena dia siapin colokan juga jadi lu bisa ngecas. Sekarang saatnya kita makan. Sebelum makan kita doa dulu ya. Jadi mie ayam ini standar lah ya. Ada sayurnya, ada daun bawangnya, ada toping. Toping ayamnya. Wah. Ini tuh, Guys. Kitaudah makan, cuy. Mahan paramet. Widih. Mya tuh dia pakai bukan yang kenyal gitu loh. Bukan yang mantol-mantol gitu. H bumbunya tuh yang bumbu kuning tahu kan? Bumbu kuning itu potongan ayamnya tapi tebal-tebal ya. Begitulahnya. Jadi ini kita rasanya tuh kayak kem ayam ini yang manis gitu loh. Bukan yang asin tapi lebih ke manis gurih. Ini baksonya nih bisa lihat nih bagian dalam bakonya. Ini bagian dalam bakunya nih ya. Jadi bisa kelihatan lah ya kira-kira. Ini baksonya ya agak berbeda sama bakso urat yang biasanya gua makan. Untuk ukuran bakso urat ini sih enggak banyak ini ya. Biasa kan kita banyak urat-uratnya gitu potongan. Nah, ini sih enggak terlalu ini kayak kayak bakso halus tapi ada uratnya sedikit gitu. Dan dia kuahnya kayaknya pakai kuah ini nih, mie ayam. [Musik] Jadi kalau kita makan di sini yang paling mahal tuh ya ini nih pemandangan ini pemandangan pesawat-pesawat ini lewat 6. Wow. [Musik] Oh, cabainya penuh banget. Anak ayam kotek-kotek nyanyi kotek-kotek ayam turun99. Tapi itu yang disukain orang loh kalau nonton live hostnya tuh interaktif gitu loh. Banyak bercanda. Jadi orang yang nonton betah capek. Aduh. Mie ayamnya ya lah ya. Standard-standar orang pada umumnya. M ayam guru belum, Kak? Mar habis sudah kelar makan. Ini saatnya kita tutup dengan yang segar-segar. Siapa lagi kalau bukan teman makan gua teh botol Sosro original. Dan enggak lupa pakai es batu biar makin segar. Kemarin itu yang itu kan minum cuy. Makasih. Karena teh botol Sosro original ini terbuat dari 100% teh melati dan gula asli. Udah gitu manis dan sepetnya tuh pas banget. Karena apapun makanannya minumnya teh botol soso. Udah kelar makan, Men. Sekarang saatnya kita bayar-bayar. Halo, Pak. Halo, Bos. Nah, ini ini Pak Sodikin. Iya. Ini dia. Tadi ke mana, Pak? Nengokin orang kerja, Bos. Oh, sambil ini juga ada proyek lain sampingan sambil jual bakso. Ini kan listrik fokusnya. Apanya yang jualan? List fokus di sini terus. Nah, tapi namanya kenapa enggak bakso yang bakso bikin? Belum bikin ini bos. Belum bikin. Belum bikin saya botol sosro tolong bikini. Nah, saya mau nanya ini seporsi. Tadi saya makan mie ayam plus bakso urat Rp25. Rp25.000. Kalau mie ayamnya aja berapa? Mie ayamnya aja. Mie ayamnya aja 15. Berarti kalau bakso urat satunya Rp10.000. Kalau mau dua tinggal kali dua. Nah, itu harganya. Ini saya bayar enggak usah dikembalikan ya. Pasodikin makasih banyak sudah boleh diliput tempatnya. Amin. Insyaallah. Mudah-mudahan video saya bisa datangin rezeki ke sini. Amin. Amin. Amin. Bisa bisa bermanfaat. Amin. Dan Pak Sodqin sama istri bisa sukses terus. Amin. Sehat selalu. Saya jalan dulu. Ayo, Men. Kita jalan. [Musik] Oke, Mamen. Thank you sudah nonton episode kali ini dan ikuti terus video gua bareng Tebot Tol Sosro. Co. Lagi apa? Lagi apa? Lagi live streaming. Live streaming. He. Kameranya juga mau. Uh, keren juga kameranya. Bukan kamera HP. Wah. Terus buka aplikasi pesawat yang naik turun ya? Ini dioting. Yoi. Masuk program apa ini? Ini adalah program makan. Makan apa? Oh, next. Carlos kenapa enggak bilang dari tadi, Guys? Jadi malu aku. Emang tahu, Abang naik Carlos? Enggak. Oh, ada ininya juga. Ini buat monitor sama siapa? Monitor ATC sama pilot. Hah? Pilot. Ya, ini publik kok frekuensinya ada di internet ya. Cuma dengar aja kita enggak bisa ngirim suara. Bilang suruh pilotnya mundur dulu gitu enggak bisa dong kayak film ini ya Dono. [Musik] Ini ada lagi dua orang yang sedang live. Kamu udah berapa lama live? Aku enggak live cuman iseng-iseng aja. Hobi doang. Sudah berapa lama Abang? Kalau kita di sini baru 3 minggu baru pemulang. baru pemula. Berarti yang itu senior berarti senior. Kita lihat yang live terinspirasi. Nama ininya apa? TikToknya Alan Multiurnia. Nah, itu nama TikTok-nya. Saya boleh tahu enggak mulainya itu iseng-iseng doang atau memang dari sudah direncanakan dari apa? Oh, direncanakan. Enggak nyangka kan bisa jadi penghasilan kan begini. Enggak. Saya senang banget ketemu orang-orang yang kreatif, bisa baca peluang, mau usaha, apa aja ada jalannya. Dengan Bang siapa? Nenek mobil. Nama TikToknya apa? Namanya agak susah disebut agak susah disebut. STV. Sukses terus ya, Bang. Oke, sehat selalu. Hai. [Musik]
← Kembali ke Beranda