📄 Transkrip Video
Kuliner yang menjadi titik balik channel Next Carlos itu jadi stong. Padahal itu menu yang gak ada kan? Padahal menang enggak ada L. Betul. Di luar konsepti tersingkirkan. Uh udah lama gua enggak makan ini. Kalau sekarang lebih banyak ebnya tapi ya ada satu hal yang gua gua baru tahu. Yo mamen. Balik lagi sama gua Next Carlos di Makan Kelil Indonesia. Wuh. [Musik] Diam dulu ya. Iya, Om. Akhirnya gua kembali lagi men ke kuliner ini. Kuliner yang satu ini. Kuliner yang menjadi titik balik channel Next Carlos itu jadi stong tuh ibarat saham itu dia stong dia. Fly to the moon ya. Itu adalah nasi telur Ayong. Tempatnya mana sih? Tuh tempatnya di belakang tuh. Kok tempatnya beda sama yang dulu? Kalau yang itu tuh di Jalan Gajah Mada dia bukanya tuh dari sore ke malam. yang waktu itu gua datang tuh bapaknya Ayong ini. Ayong. Ayong tuh yang ini dia buka lagi di Putri Dara Nante ini. Kalau yang ini bukanya dari siang. Kalau kalian nonton konten gua yang bakso handayani kalau enggak salah ya, tuh sebelahan-sebelahan. Dekat banget sama ini. Yuk. Aki namanya masih sama RM Ayong 999. Nih Ayongnya nih. Akhirnya kita ketemu lagi ya. Yo. Ee setelah sekian lama. Eh tapi kan waktu itu emang enggak ketemu waktu pertama. Oh yang proyeknya dua colab Evan noh. Oh iya sama Evan yang sama Evan ada dia. Kalau pertama enggak ada. Itu pertama bapak. Iya Bapak. Bapaknya dia. Saya mau nanya deh. Ah apa tuh? Kenapa tempatnya beda? Pindah apa nambah apa Oh nambah. Nambah ya. Nah request kawan-kawan untuk jam makan siang bikin dong gitu. Kalau colong kan bukanya dari jam berapa? Jam .00 sore di sana. Oh sore sampai jam 10. Pagi sampai jam 8.00 malam. Sampai jam 8.00 malam. Yang ini tuh tempatnya juga lebih luas ya. Lebih luasan. Lebih luas. Enggak sempit gitu. Lebih enak napasnya. Lebih enak napasnya. Bumbu masih sama dong. Oh harusnya sama dong. Sekarang orang datang nasi telur ya. Kocak banget. Eh sekarang harganya berapa nasi telur? Nasiama Rp12.000. Sama yang kayak video kedua ya. He video kedua. Padahal video pertama berapa ya waktu dia? 6.000-an kalau 6. R 6.000-an. Iya 6.000-an sudah naik dong. Ialah bahan sudah mahal kan? Betul. Umr kan udah naik ya. Asli pajak naik pajak pajak naik. Untung ini enggak putar lagu kalau enggak dimisain juga nih royal di nyanyi masing-masing. Nyanyi masing-masing. Menu masih sama enggak atau nambah? Enggak. Enggak berani nambah. Enggak terkejar. Itu aja ya. Kepala mie kuning yang kita hilangkan. Jadi adanya apa? Nasi ketiau, nasi goreng. Ketiau, nasi goreng, nasi telur. Nasi telur. Catoge sawi. Catoge sawi ya. Nah, itu aja. Nasinya nih yang unik nih. Nasinya ini ya. Kering ya kering pakai nasinya perah. Perah ini buat nasi goreng enak nih. Dia sebenarnya ada nasi goreng tapi orang ke gini nasi telur ya. Iya banyak nasi. Gara-gara siapa orang jadi p nasi telur doang? Pencetusnya. Pencetusnya apa? Siapa? Siapa ini? Ini padahal itu menu yang enggak ada kan? Padahal menu enggak ada lah. Betul. Di luar konsep. Jadi waktu itu konten gua tuh lagi turun. Terus gua mikir nyari tempat kuliner apa ya yang judulnya menarik, thumbnailnya menarik. Eh, ujung-ujungnya telur cepat habis ya. Iya. Asli loh datangnya jadi nasi telur semua. Ketiau tersingkirkan. Sebelumnya apa? Sebelumnya apa? Sebelumnya laris kuetiau ya. Ketiau sama nasi goreng doang. Tapi akhirnya itu mungkin rezekinya di sana ya. Iya sama-sama kan. Sama-sama ya. Betul semuanya. dapat rezekinya ya. Waduh, tuh ebnya dia tuh. Ini bikin beda tuh. Minyak bawang masih halal ya? Halal. Udah kita pesan apa? Hah? Kenapa? Mau pesan nasi telur dong pastinya bikin nostalgia udah lama enggak makan itu. Aku nanti mau ini nasi telur dong. Tapi telurnya matang. Matang tambah kuetiau tambah nasi goreng. Oke. Sip. Kilunya mau yang kering enggak? Boleh. Yang kering campur telur. Woh, boleh sama e capoge. Oke, sip. Sampai ketemu di meja makan. [Musik] Nasi telur, nasi goreng, keto goreng, dan catoge datang juga. Uh, udah lama gua enggak makan ini. Langsung aja ya, enggak usah lama-lama lagi. Kita doa dulu [Musik] nih. Ngasih telurnya. Telurnya gua minta goreng matang dan juga weh ya elah dengan ciri khasnya ya. Minyak bawang dan juga ada ebynya. Makan cuy. Jujur ini agak berbeda dengan 2018 waktu gua datang. Gua datang waktu 8 tahun lalu emang agak beda. Kalau dulu tuh kayak lebih lebih crispy pinggiran telurnya tuh lebih crispy terus lebih banyak kecap kayak telur kecap jadinya. Kalau sekarang lebih banyak ebynya dan lumayan asin. Apa yang asin ya? Ebynya ya. Enggak tahu minyak bawangnya apa ebinya. Jadi kalau makan ininya asin nih [Musik] ya. Gua udah banyak banget makan telur hari ini. Ini udah telur keenam yang gua makan. Ini gua ambil piring kosong. Telur gua udah habis itu. Ini gua mau makan ini nasi goreng. [Tepuk tangan] Seperti yang gua ceritain tadi ya. Dia tuh sebenarnya awalnya enggak jualan telur doang. Gue emang framing dia tuh jualan telur. Aduh. ujung-ujungnya dia jadi terkenalnya nasi telur. Tapi ya ada satu hal yang gua gua baru tahu. Ini kan nasi telur kayak begini. Kalau di rumah gua itu tuh nyokkap gua biasa bikin. Sering banget bikin. Menurut gua ini adalah hal umum di rumah. Tapi ternyata buat orang-orang apalagi ini kayak di luar Pontianak itu mereka baru pertama kali masak telur tuh dengan metode kayak gini. Kecap asin dibikin minyak bawang gitu. Mangkanya pantes orang waktu itu buka nasi telur tuh pada ramai semua. Ini gua mau nyobain nasi goreng. Makan cuy. [Musik] Kecap asinnya enggak sama sama yang biasa yang di pasaran itu. Dia kayak pakai kecap asin lokal gitu. Ini ada toge. [Musik] Togenya masih garing jadi fresh banget. Terakhir gua mau coba kwetionya nih. Dia bilang dia bikin kwetionya jadi request kering. Request kering. Telur lagi. Udah nih telur ke delapan. Uh. [Musik] Tapi biar nikmat sih pakai ini ya. Coba. Aduh, jatuh lagi. [Musik] Tambahin sambal ya. Ada lada tuh. Mana lada? Gua lupa tadi makan nasi telurnya harus pakai lada biar mantap. [Musik] Kya tebal. Dia pakai ku yang agak tebal. Ini dibikin kering jadi lumayan nih. Enggak terlalu oily, enggak terlalu basah juga [Musik] ya. Jadi kalau kalian penasaran siang-siang mau makai nasi telur sekarang udah bisa udah bisa yang di cabang putri nanti. [Musik] Minumnya jangan lupa sound kit orang coba bikin sound kit di Jakarta pakai jeruk nipis yang berbeda. sangat beda jauh [Musik] ini baru gila kenyang banget gua men buset dah dia enggak kena pasal engak kena pasal ni dilarang melakukan perbuatan tidak mengenyangkan tapi karena kenyang jadi dia enggak kena pasal kalian kalau misalnya senang sama merchandise-nya nih tinggal nih klik yang ada di bawah atau enggak di tombol deskripsi tombol keranjang keranjang lah pokoknya beli next koloni sekarang saatnya kita bayar-bayar udah kenyang sudah aman ya amanoti berapa nasi telur satu telur Rp2.000 R.000 masih dua telur 17 nasi goreng plus telur 20 ku juga sama kalau nasi goreng doang 16 kita berapa total [Musik] ini apa lagi bagi-bagi lah. Oke. Oke. Sip. Thank you ya, Next. Sama-sama. Semoga lancar terus. Tahun depan jangan tambah besar. Iyalah. Gimalah makan gantiannya gantian aku yang gemuk. Oh, mau transfer gimana? Transfer. Makasih banyak ya. Siap. Kam siap. Mudah-mudahan videonya mendatangkan rezeki kayak dulu yi. Amin. Oh, langsung langsung omset langsung ini ya. Asli siapa tahu tambah lu kan. Amin. Ram mau jual soalnya. Bantu mana tadi? Ah, ini. Oh, ini sebelah mau jual nih. Siapa tahu ya. Siapa tahu dibackup kawan-kawan dari mana pun kan. Next yang beli aku yang jualan. W hitung sewa enggak nih? He. Oke, Nam. Thank you. Thank you. Sampai ketemu lagi. Sukses terus, sehat selalu. Oke. Amin. Dadah. senang banget bisa nostalgia ke tempat ini lagi. Salah satu video yang bikin channel Next Car itu jadi naik gitu loh. Enggak cuma gue yang dapat berkatnya, dia juga dapat berkatnya. Omsetnya juga uh naik sekarang bisa buka cabang lagi. Mudah-mudahan bisa memberikan impact influence ke orang-orang yang lain dengan cara yang positif juga. Sekali lagi gua mau terima kasih sama kalian semua ya. Dari berapa? 2018 itu sampai sekarang kalian tuh mama main-mainter the best gitu. Kita udah bersama selama 8 tahun bilang. Thank you guys. I love you all. Oke man. Sampai ketemu lagi di episode yang lain. Dah jauh. Kayaknya enggak enggak. Halo. Mamen. Yo. Mamen. Ini ini apa nih? Nih Jenny. Lihat tuh batu tuh. Tadi dia COD tadi dia COD bukan COD. orang COD batu katanya. COD batu dia suruh kawan bikin bahan banyak. Buat apa ini katanya? Buat terapi. Oh, buat dia buat terapi gitu biar tangan enggak kaku. Mudah-mudahan mudah-mudahan mudah-mudahan. Hey