📄 Transkrip Video
Hari ini gua lagi pengen makan bakar-bakaran. Ini yang dibakar apa aja, Bang? Ikan bandeng cabud duri aja. Satu jenis aja. Satu jenis. Enggak ada lagi. Enggak ada lagi. Belum terjawab sejak kapan raminya? Ini sih ini yang bikin jadi nikmat. Y mam men. Balik lagi sama gua Next Carlos di Makan Keliling Indonesia. Wuh. [musik] [musik] Diam dulu ya. Iya, Om. Hari ini gua lagi pengen makan bakar-bakaran ini di daerah Pademangan atau dekat Kemayoran lah ya, Jalan Rajawali. Woi wi. Jadi hari ini tuh gua pengen makan ikan bakar basudara. Apakah ini punya usaha kulinernya Winda Basudara? Siapa tahu ya kan enggak tahu. Nah, tapi nanti kita cari info aja nih. Makanya di belakang gua udah ada tuh yang ngebakar-bakar tuh. Tuh bakar-bakar ikan. Asepnya dari tadi ya. Kita ke lihat ininya dulu yuk. Mau enggak? Katanya jual ikan. Ini ikannya mana? Salah. yang abangnya bilang ini ikan ikan. Hei. Halo, Bang. Oh, panas sekali di sini. Oh, kok abang ini bisa tahan? Udah biasa biasa suhunya tuh. Oh, itu suhunya suhunya [tertawa] pakai batok ya? Iya. Enggak pakai arak. Enggak. Kalau pakai batok kan jadi ada minyak kelapanya. Kalau pakai batok ada minyak kelapanya. Iya, ada sarinya. Emang iya kalau arang lama matangnya. Ngaruh ke wangi enggak? Ngaruh. Ngaruh juga ya. Saya pengin ngobrol lebih lama tapi enggak ngobrol di Bapak itu tuh. Oh ya udah. Nah suhunya dekat ini ya Bang. Siap. Katanya suhu yang bakar. Suhu berapa? Udah berapa lama bakar itu Pak? Kurang lebih 10 tahun. Hah? Lama dong. Ini yang dibakar apa aja, Bang? Ikan bandeng cabur duri aja. Satu jenis aja. Satu jenis. Enggak ada lagi. Enggak ada lagi. Yang punya mana sih? Yang punya ada di dalam punya ada. Iya. Ibu nanti Tina. Ibu siapa namanya? Ibu Tina. Ibu Tina. Iya. Harusnya orang manand bukan bukan basudara. Oh biasanya basudara kita sambalnya. Nahud ciri khasnya kan sambalnya dari Manado. Oh pal punya orang Jawa. Nah iya yang ada yang orang Manado yang pakai tempatuan. Wah bapak-bapak itu. Itu siapa? Itu yang punya juga. Bukan. Kita yang berdua nih. Berdua dari awal. Oh. [tertawa] termasuk Iya. Aduh gila ini udah sepuhnya di sini ya. Jadi sambalnya yang yang istimewa yang istimeewa. Oh iya sambalnya rica Manado. Kalau kalau ikan satu jenis aja sambalnya satu jenis. Kalau bandeng kan itu sudah umum. Umum ya. Dibakarnya tuh dibubuhin enggak? Dibakarnya dibumbuin pakai minyak. Nanti sebelum dia dibakar dibari nasi enggak? Enggak. Sebelum dibakar kita rendur bumbu. Oh garam buat hilangin amis ya. Iya. Amisnya. Terus baru dibakar. Bakar cuma oles minyak doang. Oles minyak. Minyaknya tidak sampainya lah. Berarti enggak banyak bumbu dong. Enggak banyak bumbu. Nah, terus proses e cabut ini durinya gitu kan ban kita langsung player. Oh, udah bersih ya dapatnya. Udah bersih. Oke, ya udah kita coba aja L ya. Kita saya ke dalam dulu ya, Bang. Silakan. Halo. Halo. Tinggi banget. Datang ke sini sih, Bang. Ada acara apa? Ada acara apa? [tertawa] Bos makan bandeng supaya tinggi. Iya ini dari dulu dikasih bandeng. Iya dari sudah mengemari dua bray tinggi berapa sih? Lew tinggi adiknya sedikit. Empat kali 184. Betul. Iya lebih tinggi adiknya sedikit. Tapi yang punya ee kalau butinda siapa? Mama gitu. Segini aja maksudnya. Wah, ini sih kayaknya perlu gak perlu nampak nih. Perlu sumbangan dana yang pas [tertawa] tadi namanya siapa? Aku namanya Denis dipanggil Gry kok namanya Denis dipanggilnya Gry. Dipanggil Gry tuh enggak nyambung ya? Nyambung. Oh Denis Jerryisan. Garynya Gison. Loh ini bedanya apa yang bakar sini sama bakar di sana? sama di situ kita bakar yang banyak kalau ini tempat satu doang kenapa enggak semua di sana aja jadi di sini udah enggak perlu lagi gitu kalau yang profesionalnya kalau yang ngikut kita dari pertama kali lagi kita kasih ruangan tersendiri ruangan [tertawa] tersendiri itu direndam iya direndam pakai jeruk Manado rata-rata begini semua om yang dari Manado. Manado. Wah makanya namanya basudara. Iya darah orang tamu saudara. Iya. Bukan punya Winda basiara ya dia bukan bukan boleh tahu enggak ini sudah berapa tahun kita sebenarnya udah ini dari sini tahun 2015 pertama jadi dua jauh dulu pertama kali kita jadi rumah susun ke sini itu awal kita bisa terus kita pindah ke pindah ke sunter sekarang pindah sini terus kita pernah situ juga tuh di Padang seberang kayaknya mesti pindah ke tempat yang lebih besar Doain aja, Pak. Ya, aja ya. Ada mau ya, ada kemauan ya. Mau. Boleh tahu enggak semenjak kapan jadi ramai banget? Atau dari awal sudah ramai? Belum. Belum. Di awal belum ya? Waktu pindah-pindah masih belum. Belum. Karena berarti mulai ramai di sini ya? Karena enggak laku. [tertawa] Sori sori. Tadi belum ini belum terjawab. Sejak kapan raminya? Ee mungkin gara-gara ada floger yang kita kali ya. Buka tadi jam berapa kita buka? Dari jam 11.00 siang. sampai jam sampai jam. Malam. Tapi terkadang kalau misalnya sambil kita habis lebi dulu kita tutup di awal tiap hari buka tiap hari kita atau ada hari libur. Hari libur hari oh minggu. Minggu dia enggak jualan ya. Jadi kalau datang minggu udah pasti enggak ada. Nah ini sehari bisa berapa ekor in panjang karena jualan jadi kanak enggak pastinya. Iya biasanya deh rata-rata biasanya rata-rata mungkin ya 100 ekoran lebih kita 100 ekor lebih sehari. Gila, men 300 ekor rame 300 ekor. Oh, itu kadang [tertawa] kalau overim itu kadang doang ngomong gua mau jujur aja [tertawa] bangsanya agak-agak kompak ya. Mungkin kita boleh cari. [tertawa] He itu sehari bisa ratusan ekor gitu. Itu simpannya gimana? Ee kebetulan kita nyimpan ikan itu pasti di freezer ya, Pak ya. Iya. Jadi tetap terjaga e di freezer. K. Oke. Kebetulan kita e ikan bakar basudara ini pakai freezer dari Politron. Oh, jadi ikan-ikannya itu semua disimpan di chest freezernya Politron. Betul. Di sini eh kalau ini sih udah pasti aman banget ya. Simpan ratusan ekor di sini karena freezernya gede loh. E iya kok. Jadi kebetulan kita pakai freezer ini karena freezer ini cok banget ya. Ee dia bekunya juga cepat. Heeh. E terus juga secara daya makan listriknya juga lebih hemis. Betul. Nah, ini kan karena kamu pakai chest freezer-nya Polron, kamu mendingan sekalian aja daftar atau ikut UMKM naik level bareng Polron. UMKM naik level bareng Polron. Jadi ini tuh program binaannya dari Polytron buat bantu UMKM naik level nih khususnya kayak Mas ini benefitnya juga banyak sekali bisa dapat ikut pelatihan bareng sama ahlinya dan masih banyak lagi dah pokoknya benefitnya itu. Pokoknya total benefitnya itu hingga Rp2 juta udah itu berkesempatan bisa dapat UMKM. Wih, mantap kan? Mantap juga. Jadi kalau mau mau grin usaha bisa. Terus kalau mau daftarnya tuh cari gimana sih? Gampang banget. Kalian tinggal ikut aja atau join UMKM naik levelnya Polytron yang ada di sini nih ya. Nih biar usaha kalian always on. Saya mau nanya deh di sini jadi cuma bandeng doang jualan? Iya cuman jual ikan bakar doang. Ikan bakar bandeng doang udah satu jenis aja. Satu jenis jualannya cuma satu jenis tapi ramnya itu enak tahu. SKU-nya enggak banyak. Enak loh. Tapi kita ada sayurannya juga sih. Karena cuman ada toge sama cahko. Ya udah kita pesan aja ya. Langsung pesan makan aja ya dalam ya. Langsung aja men. Sampai ketemu di meja makan. [musik] [musik] Ini dia, men. Ikan bakar baksudara cakangkung dan juga catoge. Dan ini sambalnya sambal khas Manado gitu ya. Ini bandengnya tanpa duri. Mantap. Oh, belum makan kita doa dulu ya. Mulai kita mulai dari ikan bandeng gua ori dulu ya. Ori dulu ya. Segenggam nasi panas. Dan ikannya makan, cuy. Kepo banget ya yang meninggal ya. Bandengnya mantap banget. Enggak bawa amis. Bumbunya juga simpel tapi juicy. Tinggal kita cobain sama sambalnya. Udah belum pasang enak nih makan beginian enggak pakai duri ya yang belum banyak. Gua mau kalau dari awal sekarang sama sambalnya makan cuy. Tapi lumayan enak banget. Aku jangan ini sih ini yang bikin jadi nikmat sekarang lagi dapatnya sambal dikhased rempahnya rempah-rempahnya yang ditumbuk kasar gitu ya. Perpadu cabe ada bawang putih, bawang merahnya minyak kelapa kayaknya minyak kelapa deh ini. Enak ya. Oh, ini enak sih sama jadi udah ngambil [musik] ini gua malah ngambil ya. Aduh, enak banget. [musik] Kayaknya bisa banyak gua soal pedasnya masih pas, bukan pedas yang bikin enggak bisa makan atau belum ya? Toge cak toge. Ju nikmat. Sederhana dimasak bawang putih aja tapi aduh toeknya juga garing. Mantap. [musik] Ini makan sederhana tapi rasanya tidak sederhana rasanya. Wow. Agak tegang simpel ya. Simpel sederhana semuanya bumbu-bumbunya. Gini sih emang juaranya membuat makanan jadi istimewa yang simpel tadi. Jadi istimewahan dia gua sangat merekomendasikan ini sih. Wah ini kalau dia ikutan UMKM naik level barang Polytron bisa-bisa dapat UMKM award nih yang ini [tertawa] mungkin salah. Mungkin mungkin ya kan pesertanya belum ada. Daftar dulu makanya kalian dan berkesempatan juga gua datangin nanti yang tadi gua udah pinggirin banget. Nambah lagi deh. Hitulah enak menantu ini porsinya satu orang satu ya. bisa bagi-bagi yaar enak ini. bandengnya jadi spesial karena [tertawa] ada ini simpel aja 2 hari kita Bogor tuh gimana ah mandi gua pedal enggak terlalu ped enggak terlalu pedas ingat ya kali kalau main ke pademangan kemayoran boleh cobain senang gua mau dapat makanan enak berdua aja Abi-abi udah kelar makan, Men. Kenyang banget. Sekarang waktunya kita bayar-bayar. Udah kelar makan nih, Seger. Terima kasih banyak. Oh, udah mau datang. Ini saya mau nanya di sini orang makan paketan atau porsian? Kita enggak ada paketan. Jadi semua alakarnya. Berarti harganya cuma empat. Iya, betul. Empat banget. Benar. Di luar minuman ya. Nasi berapa? Nasinya Rp8.000 per porsi. Ikan bandengnya ikannya Rp72.000 per ekor. Jadi kita satu size. Jadi enggak ada ukuran-ukuran ya. Jadi satu harga satu size. Betul. Kangkung kangkungnya itu Rp.000. Toge. C togenya sama. Nah kita punya total semua berapa tuh? Oke sebentar ya. Makasih ya. Sama-sama. Makasih sudah boleh diliput tempatnya ya. Danya lupa G ikut UMKM naik kelas bareng Politron biar usahanya on. Thank you ya, K. Sama-sama. Thank banget. Thank you banget. Ya udah boleh dilikut tempatnya. Mudah-mudahan video saya bermanfaat. Semoga sukses terus ya. Sehat selalu. Semoga bisa datangin rezeki yang lebih banyak lagi ke sini ya. Terima kasih. Lebih lancar rezekinya. Sukses terus. Sehat selalu. Sedang ya balik. Sama-sama. Ayo, Man. Oke, Mamen, thank you sudah nonton episode kali ini. Dan jangan lupa nih, buat kalian semua para pelaku UMKM yang ikut UMKM naik level bareng Politron nantinya bakal berkesempatan juga nih untuk gua datangin dan gua bikin konten di sana nih. Makanya jangan lupa dan buruan daftar ya. Damen Co. Maaf ya Bu Asep ya. Iya, enggak apa-apa. Eh, belum nanti dulu fotonya. Mau ngitung dulu ceritanya. Mau ngitung? Iya, mau ngitung dulu. Hampir ya. Waduh, nanti trending lagi saya kalau ketiban saya.