📝 Deskripsi Video
Kenikmatan kuliner khas Minang sudah terkenal seantero Indonesia. Hampir di seluruh kota di Indonesia kita bisa menemukan rumah makan Nasi Padang. Tapi ternyata di Manado ini ada satu rumah makan Padang yang menyediakan menu yang sudah mengalami ‘fusion’ dengan nikmatnya sambal khas Manado loh. Hmm seenak apa ya perpaduan 2 kuliner Nusantara ini?
⏰ 09:00 - 22:00
💰 Paket Ayam Bakar Rp 35.000,-
📍RM Minang Putra
Jl. Sarapung, Lawangirung, Kec. Wenang, Kota Manado, Sulawesi Utara
► Order Nex Merchandise : https://linktr.ee/nexcolony
► Follow Instagram Nex Merchandise @nexcolony : https://bit.ly/3a6Ko82
► Daftar kuliner kota yang sudah di kunjungi : https://bit.ly/36iykzl
► Jadi MAMEN gw untuk nonton 2 video tiap minggu : https://goo.gl/od21ZJ
► Follow Instagram untuk update terbaru kuliner gw : https://goo.gl/aqey2X
Review makanan di seluruh daerah Indonesia!
#makankelilingindonesia
#makancuy
Business Inquiry email to : nexcarlos86@gmail.com
Thanks Mamen!
📄 Transkrip Video
Wih, gua ngerti sekarang karena aromanya rasanya p ini. Yo mamen, balik lagi sama gua Next Caros di Makan Keliling Indonesia. Wuh. [musik] [musik] [musik] Diam dulu ya. Iya, Om. Kulineran malam di kota Manado nih. Batman. Eh, Batman beraksi dulu. Batman manat. Dadah dah. [musik] Udah lama enggak beraksi. Malam Patman. Kalau kalian pengen merchandise ini, wah kalian tinggal klik aja link yang gua kasih ini ya. Atau belanja di toko reden, toko hijau, Adem. Di Man itu banyak banget makanan-makanan yang mengandung perbabian, ya. Jadi kalau minta kalau request minta daftar makanan sama mamen-mamen juga yang dikasih babi semua. Sate babi, nasi goreng babi, mie babi, semuanya babi. Tapi ini adalah salah satu makanan yang direkomendasikan. Tapi buat mamen-mamen yang muslim bisa makan juga. Namanya adalah Minang Putra. Ternyata ini adalah rumah makan Padang. Jadi, waktu gua minta lisnya sama mamen-mamen, gua pikir ini kayak rumah makan ayam bakar biasa gitu ya. Ternyata ini makanan Padang. Ini di Jalan Sarapung. Lokasinya udah sesuai sama titik. Kalian tinggal datang aja. Jadi ini walaupun makanan Padang tapi gua mau coba cuma ayam bakarnya aja karena mamen-mamen Manado pada bilang suruh cobain ayam bakarnya. Yuk kita coba Minang Putra sejak 1970 Jalan Sarapung. Di mana Mas? Yang punya di rumah. Yang punya di rumah. Yang punya lagi di rumah. Berarti di sini. Tapi dia [tertawa] pernah datang ya? Iya. Dia kalau pagi datang. Oh kalau pagi datang. Baya gantian jam. Oh duduk ngawasin Mas. Kita ngobrol karena mereka sambil ngelayanin. Jadi kita ngobrol sama siapa aja ya yang kita ngobrol. Nah ini ini yang mungkin dibicarakan orang-orang nih ya. Ayam bakar paling favorit di sini. Apa yang beda dari tempat lain? Dibakar juga kan? Iya. Bedanya di sambal. Sambal bedanya di sambalnya katanya ayam bakarnya bedanya di sambal. Tapi ini kalau orang datang makanya pesan atau bisa dihidangkan di meja? Dihidangkan di meja. Tapi biasa dihidangkan tapi mau pesan juga bisa. Pesan juga bisa. Iya. Jadi bisa mau kalian mau pesan bisa tapi biasanya selayaknya makanan Padang ya dihidangkan di meja gitu. Jadi ambil yang kita makan aja gitu. Buka jam berapa ini? Buka jam 09. jam 09.00 pagi sampai jam 10. malam. Sampai jam 10. malam. Jadi buka jam 09.00 pagi sampai jam 10. malam ya. Bentar lagiah. Tutup. Kita ke sini yang kita hunting itu adalah ayam bakarnya. Ya, ternyata gua udah disiapin main di meja padahal gua pengen makan ayam bakarnya doang. Ya udahlah sampai ketemu di meja makan. [musik] [musik] Ini dia gila semeja. Jadi tinggal apa yang kita ambil itu yang dibayar ya selayaknya makanan Padang ya. Padahal gua cuma pengen nyobain ayam bakarnya doang karena gua mau menyisakan ruang untuk nanti malam. Oke makan kita doa dulu ya. Mari kita coba. Gua mau polosan dulu. Biasanya kan nasi Padang kan ada kuahnya kan. Gua mau coba polosan dulu karena gua mau makan ini. Ini kuah atau apa sih? Mak, cuy. H gua ngerti sekarang apa yang beda dari ayam bakar ini dibanding ayam bakar lain. Biasanya ayam bakar tuh kan pakai bumbu kecap atau enggak alah yang pedas-pedas kayak taliwang gitu kan. Ini beda, Men. Begitu makan ini kayak makan sambal dabu-dabu dari Manado. Khusus untuk ayam bakarnya enggak kayak makan Padang. Gua langsung keingat apa tahu enggak? Bandeng tanpa duri di Kemayoran. Bakudara. Hm. Hm. Tapi kasih ayamnya. Ini kasih ayamnya karena aromanya rasanya mirip dan dia juga kan dia kan bilang dia masakan mana do itu. Kalau lu mau nyari ayam bakar nanti kita rasa yang berbeda dari biasanya datang ke sini. Beda banget nih. Bedash nih. Padahal airnya tuh cuma dibakar biasa aja. Kayaknya yang bikin beda tuh ini sambal-sambal ini ada acar. Acarnya besar-besar timunnya. Ini badannya benar-benar beda. Jadi makanya kita rasanya tuh kayak oily tapi pedas tapi fresh. [musik] Duh. Coba rendangnya apa ya? Kita coba rendang di sini. Rasanya gimana? Beda enggak? Makan, cuy. Uh, dagingnya empuk sih. Empuk rendangnya, tapi beda sama rendang khas Padang. Beda. W gua suka dagingnya empuk banget. Ini nasinya banyak banget. Enaknya enaknya juga enak udah gua mantap udah kelar makan lu. Saatnya kita bayarbayar Bang sudah kelar makan di sana. Siap. Makasih. Ini dengan Bang siapa? Eh, Fahmi. Bang Fahmi. Iya. Yang punya kah? Ee anaknya saudara kita anak yang punya. Tadi saya tanya ini yang punya adaah datang enggak ada. Enggak ada ya? Kan dari tahun '4 ya. Iya. Heeh. Sudah lama sekali ya. Iya. Masih generasi pertama juga. Oh, masih masih generasi pertama. Masih Bapak. Bapak siapa namanya, Pak? Bapak Zubir Tanjung. Bapak Zubir Pak Tanjung Tanjung dari Padang Pariaman. Dari Padang Pariaman. Oh, makanya dia jualan Padang di sini ya. Iya, perantauah istilahnya. Iya. Tapi ayamnya kok beda ya? Ayam bakar enggak kayak Padang. Kalau ayam bakar ya menyesuaikan dengan lidah lidah orang Manado. Kalau dulu memang Padang asli. Dulunya. Dulunya cerita Bapak itu ya kita mengikuti market saja pasar. Oh. Awalnya mah kayak di Padang sekarang jadi menyesuaikan. Iya. Heeh. Menyesuaikan diri orang. Rendang pun agak beda saya lihat ya. Iya kan kalau pari Padang Pariaman asli itu mungkin kalau dari Padang itu manis-manis lah. Manis-manis ya loh. Bumbu ininya tuh rasanya itu kayak manis atau apa. Kalau kan kalau orang Padang asli itu gak sambalnya itu mungkin gak bisa terlalu strong lah. Kalau mungkin mereka lidah-lidah orang sana ya. Kalau di sini kan kita buatkuat pedas ya. Siap. Nah kalau di sini orang makan disajiin di meja atau tergantung. Ada juga ada yang minta nasi paketimana ada paket. Nasi paket nasi paket ayam berarti yang tadi tu paket ayam ada nasi ayam. Nasi ayam sayur sayur. Iya. Harusnya tadi kita pesan gitu tadi. Tapi tiba-tiba udah di meja udah tersajikan gitu. Tapi bisa paket bisa disajikan. Kalau disajikan ambil yang eh bayar yang kita makan aja. Iya. Iya. Paket ekonomi lah istilahnya. Kalau gitu. Iya. Kalau orang orang makan kan ada yang udah maunya dihidang atau ya kalau dihitung satuan kan mungkin agak mahal sedikit kalau paket kan itu agak Oh kalau paket lebih murah. Iya heeh lebih murah lah. Harusnya paket. [tertawa] Nah kalau tapi kalau orang makan nasi paket ayam berapa harganya di sini? Iya ee Rp35.000. Rp35.000 nasi paket ayam. Paket ayam. Kalau biasa apa aja paket-paketnya? Rendang. Kalau paket kebanyakan rendang bisa ayam cincang ayam sih kebanyakan ayam. Paket paket ayam. Ini juga peternakan yang handal. Peternakan ternak ayam juga. Ayam diternak sendiri. Makanya ini ayamnya pakai ayam sendiri. Iya. Jadi dari peternakan sendiri ayamnya beda karena pakai ayam sendiri. C itu enggak tahu dikasih makan apa aja itu ayamnya sampai sama kayak pakai peternakan sendiri ayamnya. Sehari bisa berapa ekor ayam itu yang dipotong? Kalau ini ayam kampung bukan ya? Bukan ya? Pejantan. Pejantan ya? Pejantan. Oke. 400 sampai 500 [tertawa] itu hari biasa belum hari Minggu. Iya. Iya. W kan hari Minggu ada mungkin lebih tapi tergantung ada mungkin lebih. Ini ayam bakar satunya 22. Satunya Rp22.000. Kalau makan biasa ayam bakar satu Rp22.000. Rendang Rp25.000. Saya bayar pakai kris aja ya biar enak. Nomor eh. Oh udah langsung ini ya? Ah bayar memangkanya udah fix [tertawa] enggak bisa kita obah-obah. Boleh Bang? Boleh. Boleh. Nanti ada oleh-oleh sedikitlah. Eh enggak usah. [tertawa] Enggak usah. Enggak apa-apa. Enggak perlu. Enggak usah repot-repot. Terima kasih ya, Bang. Iya, sama-sama. Sudah boleh diliput tempatnya. Masih ini. Mudah-mudahan video saya bermanfaat, bisa datangin rezeki ke sini. Jadi semua yang di sini terberkati ya. Terberkati. Oke, saya jalan dulu. Sehat selalu. Sehat selalu. Makasih, Bang. Sehat selalu. Udah kelar mam men. Kenyang banget. Sampai ketemu lagi di episode-episode Manado yang lainnya, Men. Dah. Ciao. Mantap, Mas Scarl. Lanjutih sekali lagi. Sat dua T 1 2 3 Oke.