📝 Deskripsi Video
Kaget banget men! Lagi enak-enak makan malah ada insiden tak terduga 😭
Ini adalah salah satu nasi goreng tektek rekomendasi banyak warga Pluit. Gak mau ketinggalan, gw pun menyempatkan diri buat membuktikan, seenak apa sih rasanya? Tapi ternyata untuk nasi goreng tektek ini sih badabest men!!
⏰ 17:00 - 24:00
💰 Start from Rp 15.000
📍Nasi Goreng Gondrong
1, RT.19/RW.6, Pluit, Penjaringan, North Jakarta City, Jakarta 14450
► Order Nex Merchandise : https://linktr.ee/nexcolony
► Follow Instagram Nex Merchandise @nexcolony : https://bit.ly/3a6Ko82
► Daftar kuliner kota yang sudah di kunjungi : https://bit.ly/36iykzl
► Jadi MAMEN gw untuk nonton 2 video tiap minggu : https://goo.gl/od21ZJ
► Follow Instagram untuk update terbaru kuliner gw : https://goo.gl/aqey2X
Review makanan di seluruh daerah Indonesia!
#makankelilingindonesia
#makancuy
Business Inquiry email to : nexcarlos86@gmail.com
Thanks Mamen!
📄 Transkrip Video
Banyak banget orang suka ngomongin ini. Ini namanya nasi goreng gondrong. Boleh tahu enggak ini berapa lama? Gua mulai jualan dari tahun '870 perak. Wih. Makan cuy. Aduh. Yo. Mamen. Balik lagi sama gua naik di makan keliling Indonesia. Hй diam dulu ya. Iya, Om. Gue lagi di fluid pengen makan salah satu nasi goreng yang banyak banget orang suka ngomongin ini. Namanya nasi goreng gondrong. Ini di Pluit. Jadi warga Peluit tuh suka banget beli di sini. Pokoknya daerah Peluit Barat ya dekat ini Peluit Barat 1 ujung Peluit Barat 1 dan Peluit Barat Selatan Bang Gondrong. Oke siap. Oke siap. Ini benar asli nasi goreng gondrong. He soalnya ada satu lagi itu jual nama gua karena gua enggak masuk jol w ini yang ori. Ori yang ori di sini. Ori bro itu jual nama Bang Gondrong katanya. Ini enggak masuk ojol. Kenapa enggak kepegang? Enggak kepegang gue. Ceritanya rame ceritanya walk in aja. Dari walk inin aja udah ramei coy. Jadi enggak perlu enggak perlu lagi online. Ya boleh tahu enggak nih berapa lama? Gua mulai jualan dari tahun '870 perak. Masih harganya seporsi 250 perak. 250 perak. Ini tempat di sini berarti yang ketiga kalinya di sini. Btiga kalinya di sini. Maksudnya sebelumnya di mana? Sebelumnya di Mega Mall. Mega Mall sekarang. Oh, Mega Mall. Oke. Dulu sebelumnya dulu di Mega Mall. Terus ini baru 21 tahun. Baru. Baru 21 tahun. Buset. 21 tahun, Men. Itu bukan baru dong, selalu di sudut ini. Iya. Jadi semua orang flu itu udah kenal Abang Ojo. Sampai dari eangnya sampai cucunya. Eangnya sampai cucunya. Buka dari jam berapa? Jam 5.00 sampai jam 10. Lama-lamanya .30 paling malam. Paling malam. Jualannya malam doang ya? Iya. Ini kalau di sini sudut-sudut gini berarti sama RW. Oh, enggak ada pungutan pos enggak ada pungutan. Enggak ada pungutan men. Siapa yang berani gitu? Yang paling gondrong dia sendiri ya, Bang ya. Nah, jualnya apa aja? Nasi goreng, mie, kwito, bihun, kuah bisa, goreng bisa, kua bisa goreng bisa, sama nasi mawut. Sama nasi maut. Nasi maut. Magelangan. Nasi campur mie. Magelangan. Nasi campur mie. Paling laris apa? Magelangan itu maut. Enggak. Satu nasi. Kedua mie. Mie goreng. Magelang yang selalu awal habisnya. Magelangan justru enggak ya? Tapi rasanya harusnya sama enggak Magelangan sama nasi goreng? Ya la B ada minyak. Oh iya. Tapi bumbunya sama semua sama bos. Gua sih suka ya kalau nasi campur mie tapi pengin laris nasi goreng. Nasi goreng. Duh gimana nih? Saya mesti coba apa mau coba Magelangan apa nasi gorengnya Magelangan? Hah? Dua-duanya setengah-setengah aja enggak usah. Ya udah dua-duanya aja deh. Ya udah gua mau pesan dulu dan sampai ketemu lagi di meja makan di bangku makan. Ini dia seporsi nasi goreng Bang Gondrong ya. Kalau gua request pakai kol sama sayur jadi lebih hidup ya. Ada acar kerupuk. Nah, ini masih ada ayamnya juga kan. Nasi goreng tektek. Ada yang enggak pakai ayam malah ini masih ada ayam pakai telur dadar seperti biasa. Sebelum makan kita du dulu. Kita coba dari nasi goreng ya. Ini gua coba nasi gorengnya dulu. Makan cuy. Beda loh. Wah, ini sih beda dari nasi goreng tek-tek biasanya, sedapnya. Ada aroma wok-nya sedikit. E biasa malah digoreng tektek kadang enggak ada aroma walk-nya sama sekali. Ini masih ada aroma wok-nya, Men. Makan cuy. Padahal kalau lihat bumbunya kayak pandat ya, bawang putih, garam, sama ini apa sambalnya kayaknya jadi kuncinya deh yang bikin ini tuh jadi agak beda nikmatnya. Ini untuk nasi goreng tektek, men. Enggak heran ya dari 87 jualan sampai sekarang masih bertahan. Karena untuk nasi goreng tektek ini enak dan tidak biasa. Tidak umum. Ini enak ini. Enak. Magelangan deh. Nah, sekarang gua coba magelangannya. Kita coba ya apakah berbeda gelangannya ada mie tuh. Tapi saya secara bumbu segala macam sama makan. Tapi memang beda loh. secara teks sedikit lebih beda mungkin karena faktor ada mie itu ya secara tekstur dia beda dalam satu gigitan tuh nasi sama mie itu kita bisa ngerasin jelas perbedaannya sama-sama enak tapi kalau gua pilih gua mau ngabisin nasi goreng tapi ini enak juga. Eh, kita coba ya nasi gorengnya lagi ya berbeda. Udah ini lebih sedap bumbunya sama ke itu dengan bumbu yang sama tapi karena isi karbonya beda, yang satunya ada tambahan mie jadi itu lumayan mempengaruhi gitu loh rasanya. H yang ini lebih dapat uknya soalnya ini nasi. Jadi waktu digini-giniin tuh nasinya tuh bisa kebakar-bakar dikit gitu loh. Beda sama mie. Enak ini beda. Beda sama nasi goreng tek-tek biasa. Waduh ini kalau depan rumah gua. Tapi harganya berapa ya? Gu belum tah ini kan ini beda. Kalau menurut gua yang bikin beda di cabenya menurut gua ya. Waduh. Waduh. Kalau kalian main ke Peluit, kita malam-malam main ke daerah Pluit. Pengen makan nasi goreng tektek. Yang ini aja. Cobain. Enak. Gua habis nih. Mantap. Habis udah kelar makan main ya. Kenyang banget gua. Sekarang saatnya kita bayar-bayar. Bang Gondrong. Siap bos. Sudah kenyang nih saya penyakit lama habis makan kenyang dari nenek moyang itu, Bos. Rasanya mantap. Smokinya ada dikit ya dari ini ya pas lagi digini-giniin ya ya terkenalnya dengan kan smokingnya itu is kata orang-orang tapi lebih smoky nasi goreng daripada Magelangan ayam. Kenapa bisa begitu? Karena kalau Magelangan kan boleh dikata ada rongga sih bos enggak nampak ke penggorengan. Cuma kalau nasi doang itu jadi kan napak semua di penggorengan. Oh gila. Jadi bisa ngaruh sebegitunya ya. Iya. Terus rasanya juga kalau misalnya orang ya yang enggak pakai cabe sama pakai cabe beda enggak? Beda. Kayaknya cabenya enggak sekedar cabe deh. Sedap juga nih cabe ada terasi enggak? Enggak ada. Enggak ada cabe biasa. Cabe biasa atau di sininya mungkin di bawangnya enggak pakai. Karena langganan gondrok banyak yang boleh dikata alergi itu gitu loh, Bos. Oh, jadi gua murni pakai rempah-rempah. Rempah semua. Heeh. Uh, tapi sedap banget ya. Sedapnya dari mana ini? Enak. Luar biasa, Bang Gondrong. Nah, sekarang saya mau nanya seporsi berapa harganya? Nasi goreng biasa Rp15.000. Tadi nasi goreng apa? Nasi goreng biasa. Nasira telur 20. Kalau Magelangan sama aja, Bos. Harganya masih murah meriah. Masih murah meriah. Betul. Murah meriah tapi enak. Ya udah. Eh total kita berapa? Oh nih saya bayar dulu ya. Ambil aja kembali. Terima kasih, Bosku. Sama-sama Bang. Oh iya. Terima kasih sudah boleh diliput. Oke siap tempat makannya. Mudah-mudahan video saya bermanfaat. Datangin rezeki lebih banyak sama-sama menguntungkan, Bos. Amin. Amin. Sama-sama menguntungkan. Yuk. Sukses terus. Sehat selalu. Siap. Kita jalan dulu ya, Men. Yuk. C. Oke, Mamen. Thank you sudah nonton episode kali ini. Tiba-tiba ada Queen lagi makan apa? Ini lagi makan apa? Hah? Makan apaan? Jawab tuh. Jawab. Hai dulu saya. Hai dulu sama Auntie Uncle Online. Hai. Hai. Wi makan apa? Kasih tahu apa ini? Oh, ini namanya mikrofon. Ini makan apa? Kasih tahu dulu makan apa? Kerupuk. Kerupuk. Ya udah. Sampai nih. Lihat papa nih. Lihat Papa. Lihat Papa. Ya, sampai ketemu lagi di episode yang lain, man. Dah ciao. Nah, aku ini tutup kameranya, ya. Yuk, 1 2 3. Sampai ketemu lagi di episode yang lainnya. Main dah. Cu. Tutup. Tutup kameranya. Tutup kameranya. Bukan pakai muka. Pakai ini. Pakai tangan gini set gitu ya. Ya. Ya. 1 2 3. Ah. Halo, halo halo halo. Ya, ya. Mamen banyak mamen. Halo. Halo. Itu itu lumayan. Ayo. Halo. Kalau yang hidup. Halo. Gila, gua udah kayak nyalek, Men. Hidup nih, Carlos. Yeah.