BerandaVideo

WARUNG 24 JAM YANG BIKIN NGILER, SAMPE ANTRI PANJANG!!

📅 24 Februari 2026👁️ 684K views👍 9K likes💬 462 komentar⏱️ 15:12
▶ Tonton di YouTube

🤖 Ringkasan Video

Mandalawangi Oseng Daging adalah sebuah warung makan di Denpasar, Bali, yang menyajikan oseng daging dan bebek goreng dengan rasa yang lezat dan harga yang terjangkau.

📝 Deskripsi Video

Begitu liat bawang gorengnya gw langsung ngiler men! Ini adalah salah satu tempat makan yang bisa jadi penyelamat perut kita di malam hari, soalnya dia buka 24 jam men! Dan taburan bawang gorengnya yang melimpah sukses bikin selera makan gw meningkat!! ⏰24 JAM 💰Rp 23.000 - Rp 35.000 📍Mandalawangi Oseng Daging Jl. Teuku Umar Barat No.15, Pemecutan Klod, Kec. Denpasar Bar., Kota Denpasar, Bali 80119 ► Order Nex Merchandise : https://linktr.ee/nexcolony ► Follow Instagram Nex Merchandise @nexcolony : https://bit.ly/3a6Ko82 ► Daftar kuliner kota yang sudah di kunjungi : https://bit.ly/36iykzl ► Jadi MAMEN gw untuk nonton 2 video tiap minggu : https://goo.gl/od21ZJ ► Follow Instagram untuk update terbaru kuliner gw : https://goo.gl/aqey2X Review makanan di seluruh daerah Indonesia! #makankelilingindonesia #makancuy Business Inquiry email to : nexcarlos86@gmail.com Thanks Mamen!

📄 Transkrip Video

Aa namanya aa aa ini daging ya. Iya ini ini bikin gua ngiler banget. Uh mantap tuh. Wow mam man balik lagi sama gua Next Carlos di Makan Keliling Indonesia. Diam dulu ya. Iya, Om. Gua lagi kulineran di Bali, man. Dan ini salah satu yang menarik perhatian gua yang di belakang ini. Mandalawangi namanya. Ayam bebek oseng dagu. Buka 24 jam. Kalau lihat tampilannya sih aduh menarik banget ya. Kita lihat aja ya dia jualan apaan aja. Ini di Jalan Tuku Mard Den Pasar jauh dari area turis di Kutat. Junya ada enggak? Junya kagak ada kakak. Yang punya orang Bandung. Yang punya orang Bandung. Iya. Lah jadi sini dek nih saya mau nanya ini yang punya orang Bandung kurang kurang ini juga sih kalau yang punyanya tapi di Bandung ada enggak ini paling ada harus garut namanya namanya apa garup oh beda namanya tapi menu-menu ini ada di sana atau beda lagi enggak ada sama ada di terus di Kalimantan juga Ak kalau Kalimantan kurang tahu. Jadi yang punya orang Bandung, orang Bandung. Aa namanya Aa itu lagi ini udah berapa lama sih jualan ini? Paling sekitar 2 tahun 3 tahunan ada. Oh ini 2 3 tahun enggak ada. Jadi di sini jualannya apa aja nih? Ayamnya. Iya ayam. Ayam goreng. Heeh. Pep goreng. Goreng goreng. Ada oseng. He ada itu kari. Ayam gule. Gule gulai ayam. Gule ya gule ayam. Gulai bebek. Gulai kari gitu. Iya. Terus ini apa nih? Bawang. Bawang iris goreng. Sambal bawang. Sambal iris, bawang goreng. Sambal iris, bawang goreng. Iya. Jadi bawang goreng sama cabe lihat tuh. Itu topping ya, Mas? Iya. Toping di nasi tapi dijual juga toplesan kita. Oh, dijual toplesan juga. Iya. Oh, ada jual toplesan juga. Oke, baik. Oke. Nah, terus ini yang favorit bikin apa? Bebek. Bebek besar ya? Bebek goreng ya? Iya, bebek goreng rempah. Ini namanya bebek goreng rempah. Rempah. Karena dia itu udah dimarinasi belum maksudnya udah diungkep ya? Sudah diungkep. Sudah diungkep nanti baru digoreng. Kalau pasang baru digoreng. Ini buka jam berapa tu? 24 jam. 24 jam ini. Enggak pernah enggak enggak pernah tutup. Tutup tiap hari buka terus. Tiap hari buka terus 24 jam. Paling ramai biasanya jam berapa? Weekend weekend biasanya weekend. Terus jam jam berapa? Jam jam makan siang gitu. Makan siang ya 6. Malam. Iya. Makan malam jam jam 8. 9 lah biasanya. Tapi Bapak itu Pak Yusuf tuh jarang datang ya? Jarang. Jarang. Dia cuma ini aja laporan ke dia ya. Berarti abang leadernya gini ya. Boleh-boleh dibilang kayak gituah. Tangan kanan ya? Tangan kanan ya? Bukan juga sih. Ini ayam gorengnya atau bebek? Ini ayam goreng tapi porsi sedang ini. Oh porsi sedang itu apa sih? Ee serundeng rempah. Rempah ya? Bukan serundeng kelapa ya? Bukan rempah nih. Ini di dalam juga ada tempat makan. tempat yang AC. Oh, di dalam AC. Di luar bukan AC ya. Eh, berarti orang sini apa? Langsung duduk pesan aja. Ah, ini nih yang daging ya? Iya. I daging kita pesan langsung bayar di kasir Oh, pesan langsung bayar. Jadi habis pesan langsung bayar ya. Berarti di sini kita pesan dulu ya, langsung bayar ya, Men. Ya udah, gua pesan dulu ya. Sampai ketemu di meja makan. Ini dia bebek goreng sama oseng daging. Tapi yang bikin gua sampai selera banget mau makan di sini tuh ininya nih. Taburan bawang goreng dan cabe gitu. Jadi kayak ada kayak ada cabenya gitu. Ini bikin gua ngiler banget. Sebelum makan kita do dulu nih ya. Gua coba makan tanpa apa-apa. Hanya nasi dan bawang gorengnya dimakan cuy. Wah katanya gua disuruh nyoba ini. Kahua gule. Kue guleenya. Nanti gua coba deh. Huh, gila ini bawang gorengnya ya. Nih ini enggak cuma bawang goreng doang, Men. H ada rempah lain yang bikin nih bikin bawang gorengnya tuh jadi nikmat banget. Enak, Men. Ah, mulai ya. Bebek ya. Bebek. Terus bebek ada ini nih. Nih. Bebek kita pakaiin sambal. Gila nikmat nih. Makan cuy. Bebeknya bebek udah berbumbu men. Rempah banget bebeknya. Gorengnya. Huh, mantap. Bebeknya empuk enggak bau bebeknya. Sambalnya juga mantap, Men. Tu lihat tuh meresap sampai ke dalam dagingnya. Wow. Sambalnya itu sambal bawang. Aduh, habis gua bebeknya. Ini tuh makanan apa ya? Food banget nih makannya. Waduh, gua suruh cobain kuahnya lagi gua. Waduh, bagian belakang nih. Nih bebek nih. Bagian belakang ada ininya nih. Apa ya ini ya? Huh. E cuma saja. Eh, masih ada ini. Lupa gua. Inilah akibat kalau kita tuh terlalu fokus terhadap sesuatu, kita lupa kalau masih ada yang lain. Boleh deh nambah lagi dikit. Nih, gua mau cobain ini soalnya. Eh, ini dulu deh. Poseng dulu ya. Kita lihat osengnya. Uh, mantap tuh. Wow. Makan, cuy. Enak, man. Gila. Aduh, empuk dagingnya. Dia tuh kayak oseng daging yang ada di ini loh. Cuma ini enggak. Biasanya oseng daging kan agak manis ya, ada kecapnya gitu. Ini enggak. Ini kayak gurih, asin, pedas. Dah, kita coba terakhir. Pakya makan, cuy. Kua karinya beda, Men. Kuah karinya ini enggak kayak kuah kari. Oh, ini mirip gua apa ya? Kari. kari kayak tahu enggak gua pernah makan ya kayak gua bilang itu gua makan di di Bali juga di kerobokan kari pedas habis men semua daging dan kita rasanya itu penuh dengan bawang bawang merah bawang putih gitu uh Udah kelar makan gua. Novettti no happy. Novi no happy. Sekarang saatnya kita bayar-bayar. Gua sebenarnya tadi udah bayar karena di sini prosesnya pesan dulu langsung bayar kan. Iya. Iya. Jadi tadi gua udah bayar. Nah, tapi enggak apa-apa dikasih tahu ke penonton misalnya kayak ee saya makan pakai bebek tadi. Bebek berapa? Satu potong. ee bebek itu Rp33.000. Rp33.000 bebeknya. He. Kalau oseng daging? Osseng daging itu Rp35. Rp35.000. Nah, ayam. E kalau ayam berapa di misalnya ada makanannya, Bu? Ayam itu kita Rp23.000, Pak. Rp23.000 pot satu potong ya? Iya, satu potong. Satu potong. Nah, itu dia harganya. Kalau nasi nasi Rp6.000, Kak. Nasi Rp6.000. Nasinya tuh Rp6.000. Nah, jadi enggak ada proses bayar-bayar karena gue gua lupa tadi. Tadi tuh pesan duluan karena ya itu di sini makan bayar duluan ya. I begitu makan langsung eh begitu pesan langsung bayar duluan. Nah, saya mau nanya deh Mas dengan siapa? Kenalan Mas Bagus. Mas Bagus nih siapa ee yang megang area sini? Oh, yang pengurus Mas ya. Pengurus di sini. Iya, pengurus di sini. Jadi ee bisa dibilang ini kan katanya yang punya orang Bandung ee bisa dibilang iya bisa dibilang gitu orangnya tapi jarang datang ee orangnya adalah l masih itu. Jadi Mas Bagus dari awal yang megang atau enggak? Ee sebenarnya bukan dari awal sih saya hanya meneruskan saja untuk yang dari awal ee ada orangnya juga Mas belum dari saya gitu. Masih masih kerja juga enggak? Masih kerja juga. Masih juga. Nah, dulu ini sudah berapa tahun? 2002 ya. Udah sampai 2 tahunan lebih kita, Mas. an ya ownernya tuh silent owner ada cabangnya enggak ini ee kalau cabang tidak ada, Kak. Kita cuma ada di sini aja. Oh di Bandung enggak ada. Di Bandung enggak ada, Kak. Di Bandung enggak ada. Di Kalimantan? Di Kalimantan juga kita enggak ada, Kak. Cuma ada di Bali aja kita. Di Mandalwang cuma di Bali. Mandalawang wangi cuma di Bali doang. Iya. Pasti salah dong karyawannya. Salah informasi dong. Salah informasi seperti tapi di Bandung ada enggak? Paling ada harus namanya apa? Harus garu. Harus. Oh, beda namanya antara salah informasi atau oversharing. Enggak di enggak dibriefing. Nah, gitu nih gua kalau datang dadakan gitu. Banyak banyak yang enggak tahu semua kan enggak bilang kan datang. Kok kok tahu saya di sini langsung buru-buru datang ya? Ya, sepertinya saya buru-buru tadi langsung ngebut langsung ngebut. Ya, berarti Mandalawangi cuma ada di Bali doang. Ada di Bali cuma ini doang. Iya, Denpasar ya? Iya, Denpasar. Di sini menu favorit apa sih? Eh, untuk menu favorit kita ada di oseng daging, Kak. Oh, yang tadi ya. Iya, oseng daging itu menu daging. Tapi oseng dagingnya tuh beda sama pernah makan ini enggak? Kayak ee soto bukan bukan soto Betawi. Ah, ini maksud saya ini soto Betawi Haji Mama. Iya. Belum pernah nyoba pernah ya? Heeh. Dan dia juga ada osang daging kirain kayak gitu. Terus nah itu yang kayak bawang goreng dan cabainya itu. Heeh. Itu tuh hanya jadi topping ya? Ee hanya jadi topping ya. Kalau kita di sini sebenarnya kita jadi topping itu bukan sambalnya kan? Bukan sambalnya. Kita ada sambalnya lagi. Sambal beda lagi ya. Sambal bawang ya. Iya sambal sambal orek kita. Kalau untuk yang bawang gorengnya itu kita sebagai topping dinasinya Kak karena juga banyak peminatnya untuk bawang goreng kita. kita jadikan ee botolan, kemasan botolan sebagai pelengkap. Kalau gitu saya jalan dulu. Terima kasih. Terima kasih. Sudah boleh diliput tempatnya. Oke, sama-sama, Kang. Terima kasih. Mudah-mudahan video saya bisa jadi bawa rezeki ke sini ya. Enggak apaapa bawa rezeki ke sini jadi lebih ramai lagi tempatnya ya. Kalau lebih ramai dapat bonus kan ya pastilah. kalau ini ramei enggak cuma bosnya yang apa kecipratan rezekinya semua juga kecepatan semuanya kecipratan gitu sukses selalu ya sama-sama kak terima kasih ya sudah kak ya iya sama-sama ayo kita jalan main kembali oke mamen thank you sudah nonton episode kali in sampai ketemu lagi di episode yang lain ya men dah c oh di Bandung gak ada kanak ada boleh malu dia malu gak apa-apa Nah,
← Kembali ke Beranda