BerandaVideo

WARUNGNYA SAMA, TAPI SIANG & MALEM RASANYA BEDA??

📅 28 Oktober 2025👁️ 627K views👍 9K likes💬 620 komentar⏱️ 13:14
▶ Tonton di YouTube

🤖 Ringkasan Video

Soto Kutilang Bu Topo adalah tempat makan soto legend di Madiun yang memiliki rasa enak dan harga terjangkau, dengan porsi yang pas dan rempah yang lezat.

📝 Deskripsi Video

Warungnya sama, makanannya sama, tapi yang jual gonta-ganti?? 🙌 Aslinya Kuliner Lokal Bareng Tehbotol Sosro sampai Madiun untuk cobain soto legend yang rasanya boleh untuk diadu! Tempatnya sederhana begitu juga dengan makanannya, tapi kalau udah dicoba, ini sih Badabest! Isiannya empuk dan cocok untuk disantap saat sarapan maupun makan malam! https://www.instagram.com/tehbotolsosroid/ ⏰10:00-15:00 WIB 18:30-21:30 WIB 💰Rp10.000-Rp15.000 📍Soto Kutilang Bu Topo Jl. Kutilang Gg. Jalak No.No, 3Nambangan Lor, Kec. Manguharjo, Kota Madiun, Jawa Timur 63129. ► Order Nex Merchandise : https://linktr.ee/nexcolony ► Follow Instagram Nex Merchandise @nexcolony : https://bit.ly/3a6Ko82 ► Daftar kuliner kota yang sudah di kunjungi : https://bit.ly/36iykzl ► Jadi MAMEN gw untuk nonton 2 video tiap minggu : https://goo.gl/od21ZJ ► Follow Instagram untuk update terbaru kuliner gw : https://goo.gl/aqey2X Review makanan di seluruh daerah Indonesia! #makankelilingindonesia #makancuy Business Inquiry email to : nexcarlos86@gmail.com Thanks Mamen!

📄 Transkrip Video

Jadi, gua bakal jalan kaki ke sana. Let's go, man. Dari tahun berapa ingat enggak, Bu? Kalau dari Mbah saya mungkin tahun 90-an ya. Oh, sama. Oh, maksudnya gantian jualan gitu, Bu? Iya. Nah, sekarang gua penasaran sama yang malam rasanya mirip-mirip kayak begini apa enggak gitu. Calau di Jakarta mah. Ibu jualan kayaknya cuma setengah jam deh. [tertawa] Yo, Mamen, balik lagi sama gua Next Carotus di Atlina Lokal bareng Tebotol Sosro. Wuh. H [musik] diam dulu ya. Iya, Om. Gua udah berada di Monas, man. Hah? Monas. Monasnya kota Madiun. Jadi, di Madiun ada banyak icon-icon gitu. Icon-icon kota negara lain. Dan ini gua ada di alun-alun Madiun. Gua pengen makan salah satu kuliner legend yang ada di Madiun, yaitu Soto. Dan sotonya ini di dalam gang gitu, di Jalan Kutilang ya. Jadi, posisinya dekat banget sama alun-alun di sini. Jadi, gua bakal jalan kaki ke sana. Let's go, man. Iah, lumayan juga ya jalannya ya. Tapi akhirnya sampai juga nih. Soto kutilang Bu Topo. Hah malah panas banget lagi. Buset dah. Mana Ki teman makan gua dia. Wuh gila ngelihatnya aja udah segar banget. Teh botol Sosro original coyah pas banget nih lagi capek-capek kayak gini dan panas minum teh botol Sosro original. B gila minum cuy. Huh, segernya pol banget, Men. Karena teh botol Sostro original ini terbuat dari 100% teh, gula dan melati asli. Wah, gila. Jadi, energi gua udah terkumpul dan gua siap untuk kulineran. makin dekat nih. Let's go, Gang Jalak nih. Come on. [musik] Halo, Bu. Iya, dengan Bu siapa nih? Boleh kenalan Bu? Bu Ani. Bu Ani. Saya next tukang makan, Bu. Ini benar soto kutilang kok Bu to ibu saya. Oh, kan tiga generasi dulu. pertama mbah saya, ibu saya, terus saya kalau Bu Topo dari nama Ibu atau Mbah? Ibu. Oh, nama Ibu. Kenapa enggak pakai nama Mbak? Kan mulai Mbak ya gak tahu [tertawa] saya cuma anu tapi di Madiun banyak ya. Udah makan perkedel aja gini gini [tertawa] tim gua udah makan perkedel aja. He mbak mulai dari tahun berapa? di depan jualannya di depan nama Soto Kudilang kan diambil dari jalan jalan di depan itu depan si itu Jalan Kudilang dari tahun berapa ingat enggak Bu? Kalau dari Mbah saya mungkin tahun 50-an ya lumayan gila tahun 1950-an. Iya terus diteruskan ibu saya tanggal gil udah legend banget burung Bu Satu kutlilang tuh emang apa? Soto kaki agak kental pakai agak kentel pakai san enggak? Iya. Pakai santun juga cuma dikit sant. Oh oke. Banyak miring. Pakai ini daging dalamnya. Oh. Bukanya jam berapa, Bu? Saya jam 10. Jam . Oh, ini baru buka ya. Tungguin tungguin ya. Jarang-jarangnya saya baru buka tuh datang. Terus kalau malam yang jualan ganti kakak saya. Oh. 0.30 sampai 0.30. Soalnya tutup ya. Buka. Hah. Hari Minggu kalau tutup. Tapi kadang saya kalau hari Minggu pagi buka, kalau Minggu sore tutup. Kalau diganti sotonya ganti enggak, Bu? Yang masak ganti. Oh, sama. Oh, maksudnya gantian jualan gitu, Bu. Iya. Bisa dibilang beda dong. Beda. Udah beda tangan kan. Tapi bumbunya sama resep yang jualan kakak saya kayak kadung saya. Resepnya sama tapi kan yang masak yang masak beda. Udah beda tangan ya berarti ya. Tapi di tempat yang sama. Sama. Selain soto apa ada enggak dari cuma soto? Iya. dari Jumat pakai nasi berarti. Iya. Di sini dari tahun kapan? Saya kan dulu di Jalan Kudilang itu ngontrak. Saya pindah di rumah sendiri mulai tahun 2010 daripada cari di luar gak ada. Heeh. Terus saya pindah tetap di sini aja gitu ya. Ini belakang masak gak. Mau mau lihat enggak? Mau mau lihat kuahnya. Iya. L boleh. Iya. Nih mana ini? Oh ini kuahnya. Iya. Ini daging kayak rawon. Enggak bukan rawon. Ini ini cuma kunyit mirip aja ya. Heeh. Simpel. Oh itu apa, Bu? Daging. Daging goreng itu. Itu nanti buat di dalam sini atau engak? Biasanya kalau tambahan mau tambahan itu dipotong pakai itu ya. Uh. Oh. Ini tempe goreng nih. Tempe goreng ada di depan aja. Depan juga. Nah. Makanannya simpel ya ini. Iya. Ya udahlah kita langsung aja ya. Udah enggak tahan nih gua pengen makan. Sampai ketemu di meja makan. [musik] Ini dia nih seporsi soto dagingnya gua. Nasinya gua campur ke dalam ya. Mirip soto Lamongan si enggak tahu rasanya ya. Jadi dalamnya ada potongan e sayur kayak kol, kecamb, toge, kecambak, dagingnya. Dan gua request daging nambah yang tadi tuh yang digoreng. Gua pisahin supaya gua tahu bedanya. Di atas meja ada konden-kondimen lain kayak perkedel dan tempe goreng. Tadi gua udah nyalong start tempe goreng dua. Sebelum makan kita dulu ya makan cuy. Eh, cocok banget nih buat sarapan nih. Ini sih kayak Lamongan banget. Suka gua rempahnya, kunyitnya sampai enggak mau gua ganggu. Enggak mau gua tambahin jeruk, enggak mau gua tambahin kecap. Udah gini aja. Enak. Cobain dulu. Ini gua tambahin daging ya. Daging yang digoreng. Sengaja gua pisah biar gua tahu bedanya. H nguk banget dagingnya. Nah, sekarang gua penasaran sama yang malam rasanya mirip-mirip kayak begini apa enggak gitu. By the way, ini cukup pedas ya. Tadi ada sambal. Ada sambal. Emang ada sambal ya? Ditamb sambal. Oh, ditambil sambal dituangin. Iya. Cuma gua tapi udah makan dua tadi. Kalau gua makan satu lagi udah tiga gorengannya. Perkedal deh perkedelnya kedentang. Hmm. Enak lagi. W enak pekedelnya. Tapi memang bukan yang isi daging. Biasanya perked ada yang isi daging kan dia kentang. Tapi W enak. Wow. Dia dia pilih dagingnya bagus nih. Pilih bagian yang bagus banget. Dia empuk dagingnya. Wah. Ini gua aja habis dagingnya. Enak menih. Mesti kalian kalian mesti coba kalau misalnya Tang Madiun. Tapi ini ya menurut gue ini genernya kayak Lamongan kalau menurut gue ya. H sama kalian tim apa kalau makan soto gini tim nasinya langsung dicampur arin dipisah nasinya. Makan gini nasin langsung campur. Enak sih habis bro. Hm. Enak banget. Habis, Men. H. Beh. Huh. Gila, pas banget. Pas porsinya pas rasanya mantap. Tentu kita tutup dengan yang mantap dan segar ya. Apalagi kalau bukan teh botol Sostro. Teh botol Sosro original Bu nih. Boleh tolong bukain Bu. Oh iya makasih. Ini nih pas. Mantap dan segar. Wuhu. Minum cuy. Hah, manis dan cepetnya tuh pas banget, Men. Karena teh botol sosro original ini terbuat dari 100% teh, gula, dan melati asli. Jadi, ada sedikit rasa [tertawa] sepat yang khas banget dari teh aslinya. Uh, gila. Karena apapun makanannya minumnya teh botol sosro. Udah kelar makan, Men. Kenyang banget. Mantap. Tak kenyang maka tak sayang. Kalau kalian mau merchandise ini, klik tombol keranjang yang ada di bawah. Dan sekarang saatnya kita bayarbayar, Bu. Saya sudah kelar makan nih, Bu. Wah, inilah enak. Saya suka banget. Dagingnya juga enak, empuk gitu. Luar biasa. Saya penasaran sepor sih berapa harganya? Rp15.000. Rp15.000? Iya. Kalau nambah daging dipotong Rp12.000. Kalau jeroan Rp10.000 per satunya Rp12.000. Iya. Kalau daging, tapi kalau jeran kayak babat paru Rp10.000. Ee tadi seporsi itu udah sama nasi ya? Soto plus nasi. Iya. R.000 lu makan nasi sama daging. Soto daging. Gila. Enak lagi. Enak lagi. Itu yang paling penting. Wah gila ini kalau orang tahu sih kalau di Jakarta mah murah. Ibu jualan kayaknya cuma setengah jam deh. [tertawa] Kalau saya cicipin kayak kayak mirip soto Lamongan cuma tanpa tanpa koya. Dan ini daging biasa langanongan pakai lamongan ayam. Ayam ya? Iya. Tapi saya sih suka sih tadi. Uh enak. Porsi kita berapa tadi ya? E enggak usah dikembalin tapi ini kok enggak dikembali. Terima kasih ya. Terima kasih. Makasih banyak Ibu. Iya. Sama-sama. Mudah-mudahan video saya ini bisa bermanfaat, bisa datangin rezeki ke sini nih. Tempatnya jadi ramai, jadi banyak yang tahu. Wah, terutama kalau orang-orang yang mau datang ke Madiun. Iya. Enggak cuma itu, Bu. [musik] Saya kan lagi kerja sama T botol Sosro. Iya. Jadi yang menurut saya tempat makan yang enak nih yang buat saya badabas atau enggak ada obat. Wah ini ini salah satunya ini bakal saya tempel tiker asli enak rekomendasi teh botol sosro X Max Carlos ini bakal saya tempel dan enggak cuma ini nanti tim teh botol Sosro bakal datang kasih plakat penghargaan dan bakal dipromosikan di sosial media T botol S. Terima kasih. Terima kasih. Elah mantap ya. Ini saya tempel dulu ya Bu ya. Ni tempel di depan ya. Ya, enak. Enak kali itu. Bu. Iya. Iya kan? [tertawa] Terima kasih. Mantap, Bu. Makasih banyak, Bu. Iya. Terima kasih banyak. Sukses terus ya, Bu ya. Sehat selalu ya. Saya jalan dulu ya. Dah. Oke, Mamen. Thank you sudah nonton episode kali ini dan ikuti terus video gua bareng T botolsosro. Gak lupa semua tempat makan yang dapat plakat penghargaan akan di hal story-nya di Instagram Tebotolsosro. Damen co. Tadi kan gua pengen nanya ya, buat kalian yang pernah makan di sini, makan siang. atau malam gitu. Ada enggak bedanya? Mamen ternyata sering makan sini. Sering karena kalau yang jual siang sama yang malam beda beda katanya kakaknya kalau malam ternyata tetangga juga ya. Tetangga dan dia dulu tetangga [tertawa] saya di dulu Arkadia dan Mut Arkadia dulu blok D. Blok D. Blok D. Oh blok B. Blok B. Iya. Blok depan. Ohok. Blok D. Blok D. Aku sering lihat Bok kok apa si? Oh. [tertawa]
← Kembali ke Beranda