📝 Deskripsi Video
Tiap hari pulang pergi berjualan di mobil keluaran tahun 1982! 😱
Singgah di daerah Sunter, kali ini gw mau cobain salah satu Mie Bangka yang jualan dan masaknya di mobil men!
Karena semuanya produksian sendiri dari mulai mie sampai pangsit, gw pun penasaran dan akhirnya cobain berbagai macam menu yang ada disini!!
⏰06:00-13:00 WIB
💰Rp14.000-Rp55.000
📍Mie Mobil Bangka
Jl. Danau Agung 2 No.54 8, RT.8/RW.16, Sunter Agung, Kec. Tj. Priok, Jakarta Utara, 14350.
► Order Nex Merchandise : https://linktr.ee/nexcolony
► Follow Instagram Nex Merchandise @nexcolony : https://bit.ly/3a6Ko82
► Daftar kuliner kota yang sudah di kunjungi : https://bit.ly/36iykzl
► Jadi MAMEN gw untuk nonton 2 video tiap minggu : https://goo.gl/od21ZJ
► Follow Instagram untuk update terbaru kuliner gw : https://goo.gl/aqey2X
Review makanan di seluruh daerah Indonesia!
#makankelilingindonesia
#makancuy
Business Inquiry email to : nexcarlos86@gmail.com
Thanks Mamen!
📄 Transkrip Video
Kalau gua lihat dia jualannya di mobil. Ini mobil masih jalan enggak nih? Jalan. Tahun berapa sih ini? Ini mobil tahun '82. Tahun '82. Yo, mamen, balik lagi sama gua Next Carlos di makan keliling Indonesia. [Musik] Diam dulu ya. Iya, Om. Siang ini gua lagi pengen makanmie. Ini gua lagi ada di Sunter di Danau Agung 2. Pengen makan bakm yang ada di belakang gua nih. Namanya adalah mie Mobil Bangka. Uh, dari namanya a kita bisa tebak ya, mie Mobil Bangka. Kalau gua lihat dia jualannya di mobil, mobilnya ini bisa jalan apa enggak? Dan mobilnya ini model mobil pickup jadul. Nanti kita tanya-tanya ya. Kalau kalian mau nyari lokasinya ini di Google Map udah sesuai sama titiknya. Yuk kita langsung ke dalam. Let's go. Gua pakai masker dulu ah soalnya lagi kurang lagi kurang enak badan. Haloi. Halo. Halo. Salam kenal. Salam kenal next tukang makan. Oke silakan duduk. Dengan siapa? Meli ini mie mobil Bangka. Benar ya? Kenapa namanya mie mobil Bangka? Karena jualan di mobil. Ini mobil masih jalan enggak nih? Jalan bukan ditinggalin. Enggak, setiap hari pulang dan pergi. Tiap hari belum pergi pakai mobil ini juga. Kan mobilnya ini ya cukup jadul banget. Tahun berapa sih ini? Ini mobil tahun '82. Tahun '82. Ada satu lagi 81. 80 tapi di rumah. Di rumah. Makanya lihat model mobilnya. Wah ini sih mobil lama banget nih. 82. Gua aja belum lahir lebih tuaan mobil ini daripada gua. Buset ya. Ini buka jam berapa? Jam 6.00 pagi. 6.00 pagi sampai jam berapa dia? Jam .00. Dagangnya dari tahun berapa? 6 7 dagangnya sudah langsung bawa mobil ini. Pertama sih enggak iseng-iseng aja di rumah gitu. Oh dari di rumah. Heeh. Kemudian ya udah ini dari Kelapa Gading kita pindah ke Ster. Oh tadinya Kelapa Gading. Heeh. Depan rumah. Kalau di depan rumah tuh ya jangkauan ya orang enggak ngelintasin. Terus sudah kita pindah Sunter. Susah. Sunter tuh dari awal sini enggak pindah-pindah juga. Awal tuh kita perumahan komplek. Oh, dalam perumahan. Nah, kemudian kan kerusuhan pintu semuanya di portal. Oh, ya sudah kita cari tempat diam dari di mana. 98 dong. Berarti memang dagangnya itu udah dari 80 sudah keliling. Kalau orang di Sinter sih sudah kenal lah. Ini di Sunter sudah banyak yang kenal juga. Dari Sunter Pomoro sampai Sinter Danau itu kan dua provinsi bagi kan. Bapaknya di atas saya di danau. Oh, ada dua yang jualan. Iya masing-masing operas ini sampai sekarang masih dua yang jualan enggak satu. Sekarang udah ini aja kan? Heeh. Satu udah almarhum kan saya lihat ada mie goreng. Bisa goreng di sini? Iya bisa langsung goreng. Sebelah sini sebelah sana goreng. Dan ini halal enggak, Ci? Halal. Genreya mie bangka ya. Iya. Mieya bikin sendiri enggak, Ci? Iya. Pakai mesin apa produksi manual? Pakai kayu. Pakai mesin. Bangsit bikin sendiri? Semua bikin sendiri. Bakso ini juga cuma titik bakso doang ya. Ini bakso apa? Wah gila. Saya penasaran nih. Paling favorit apa nih, Ci? Ya tergantung ya. Ada kayak goreng-goreng itu favorit juga enggak, Ci? Memang favoritnya mi goreng. Mi goreng. Oh, malah favoritnya mi goreng. Bias sini mi goreng. Mie goreng goreng, kabukok, pangsit. Di sini saya coba semua tiga-tiganya sampai ketemu di meja makan. [Musik] Akhirnya pesanan gua sampai semua. Ini mie goreng, kemudian ini mie pangsit dan juga ini tahu poknya. Gua pesan tahu goreng juga. Dan di sini dia ada ini pangsit pangsit goreng. Nah, ini bikin sendiri juga. Pangsit rebusnya juga dibikinnya dadakan lagi. Udah enggak sabar nih gua mau mulai dari mi goreng kelihatan menarik banget. Sebelum makan kita doa dulu tu langsung ya. Ini banyak potongan telur apa bakso, daging, ayam. Gua mulai dari M goreng dulu karena ini yang selesai duluan tadi selesai dibikin. Kita coba ya. [Musik] [Musik] Anj. Yang gua suka tuh karakter mie yang kenyal banget tuh. Enggak lembek, pas aja gitu. Beda ya? Beda menya. Beda. Iya myya. Kalau yang goreng beda ya, Tante? Beda. Lebih kenyal kayaknya ya yang goreng ya. Yang goreng ya. Eh, tapi saya belum makan sih. Kalau yang goreng memang posturnya lebih keras. Kalau lembek dia kan hancur digoreng. Ley. Betul. Betul. Itu memang kalau yang direbus lebih empuk. Lebih empuk ya masuk. Jadi di sini kata A kalian bisa request tingkat kemanisannya. Jadi kalau misalnya kalian merasa kemanisan kayak kayak gua, ini memang rasa yang dominan tuh kecap manisnya. Jadi kalau kalian mau turunin kadar kecap manisnya itu bisa request. Bahkan tanpa kecap manis juga bisa kata dia. Ini gua mau coba nih pangsit nih. Wangi ya. Wangi ya. Dia pas ngaduk aja wangi banget. Wangi ya. Minyak wangi minyaknya ini. Ini untuk pangsitnya nih. Mie pangsit cuy. Udah kan lagi iniya lebih lebih empuk nih. Beda sama mie yang digoreng tadi. Kalau mie yang digoreng kan lebih kencang. Ini lebih empuk dan kayaknya lebih kecil minyak sayurnya tuh berasa banget di mulut. Maksudnya sih mantap gitu. Apalagi ini dibikinnya dadakan ini. Isi yang dagingnya itu banyak pangkisnya juga lembut enggak yang terlalu tebal. Gua mau rakitah karena ini cabe-cabe beda. Tahu kok ini nih cabainya cabe tahu katanya. Kalau cabe buat ini mie beda beda lagi. Gila dikit banget ini ada acar cabe kokok nih. Tahu gu mau habis. [Musik] Kuahnya kuahnya itu dia kuah kaldu dan aroma bawang putihnya tuh kecil banget. Baksonya bakso ikan lembut banget bakso ikannya enak. Enak banget nih yang lagi sakit-sakit begini makan yang anget-anget kuah. Harusnya diradain dulu tadi ya. Ini baru nih mampus kayak ada yang kurang kurang nanda. Gua mau cobain bakso sambalnya bakso beda lagi tuh. Nah, kayak agak kental dikit lagi baksonya bakso ikan. Jarang-jaranglah bakso goreng bakso ikan sama kakit-kakitnya coba ini Paknya tuh bikin sendiri dia sendiri. Jadi gua penasaran paling enak pakai kecap yang dikecapin aisah. Ini pasit gorengnya dia bikin berdiri juga. Gua kalau misalnya ke sini lagi gua bakal pesen mie gorengnya. Ini paling gua suka. Kadar manisnya gua minta kurangin lagi kecap manisnya biar lebih balance karena gua suka aromanya, suka teksturnya. piringnya kalian kalau penasaran gua cobain datang sendiri rasakan sendiri rasanya seperti apa di sini karena ini udah legend banget dari tahun 6 dan yang spesial di sini memang semuanya dibikin sendiri itu yang bikin beda. [Musik] Ini gua cobain lagi. Ini yang digoreng lagi. Tapi request kecap manisnya lebih sedikit. Kita coba ya apakah lebih better atau yang tadi justru makan cuy. H ini baru nih. Gua sih lebih suka yang ini. Oh ya jadi yang mana? Ini tambah kecap. Kecapnya dikit. Kecapnya lebih dikit kan. Tadi Gilbert juga coba yang ini. Katanya enak. Nah, gua bilang coba yang kecam manis tadi. Udah, udah, udah. Pasti enak. Udah lebih yang kecapnya dikurangin fix ini. B nih. Kalian boleh coba nih. Goreng. Gua tadi makan memang dikit ya. Masing-masing itu tadi gua icip-icip icip tapi sedikit demi sedikit lama-lama jadi buncit. Merchandise gua ini tinggal kalau mau beli ada di merchandise gua next coloni. Kalian tinggal klik di keranjang yang ada di bawah. Sekarang saatnya kita bayar bayar. Ini saya udah kelar makan ni. He kenyang ya. Kalau makan pasti kenyang doang. Yang makan nanya mie goreng berapa tadi? 55. Kalau mie ayam? Kalau mie pangsit 35. Tahuok tahu kok 30. Goreng goreng. Bakso goreng 14. Itu dia isinya ikan kan? Ikan sama ayam. Di sini menjualnya umum punya jadi enggak ada is halal. Minyak pun tetap minyak ayam ya. Dimakanin rasanya tahu kan. Beda. Tahu beda. Heeh. Beda. Ini aman. Nah. Nih ini ambilinya. Makasih ya aku. Thank you banget. Iya sama-sama. Gimana makanan? Enak kalau setelah tadi saya ini request. Oke, thank you. Ini udah boleh diliput tempatnya. Mudah-mudahan video saya bermanfaat, bisa datangin rezeki. Amin. Terima kasih banyak. Sehat terus. Iya, terima kasih. Kapan-kapan mampir lagi. Siap ya. Makasih. I oke. Oke, Mamen. Thank you sudah nonton episode kali ini. Sampai ketemu lagi di episode yang lain ya. Dah favorit juga. Iya makanan favoritnya.