BerandaVideo

WOW!! PERTAMA KALI NEX MEMBERANIKAN DIRI MAKAN ULAT SAGU!!!

📅 30 Mei 2023👁️ 755K views👍 20K likes💬 2K komentar⏱️ 16:57
▶ Tonton di YouTube

🤖 Ringkasan Video

Kampung Yoboi adalah tempat makan yang menyajikan makanan khas Papua, yaitu sagu dan ulat sagu, dengan proses pembuatan yang unik dan rasa yang lezat.

📝 Deskripsi Video

Perjalanan gw berlanjut ke Ibukota provinsi di ujung paling timur Indonesia yaitu Jayapura, Papua. Menyeberangi Danau Sentani, gw menuju ke Kampung Yoboi untuk mencicipi makanan pokok yang menjadi kebanggaan masyarakat Papua yaitu Sagu. Bagi mereka, sagu tak hanya sebatas makanan, tetapi juga merupakan sumber kehidupan. Bertemu dengan budaya yang kaya akan kuliner asli Indonesia, membuat perjalanan gw bersama Teh Botol Sosro ke Papua menjadi tak terlupakan. https://www.instagram.com/tehbotolsosroid/ ► Order Nex Merchandise : https://linktr.ee/nexcolony ► Follow Instagram Nex Merchandise @nexcolony : https://bit.ly/3a6Ko82 ► Daftar kuliner kota yang sudah di kunjungi : https://bit.ly/36iykzl ► Jadi MAMEN gw untuk nonton 2 video tiap minggu : https://goo.gl/od21ZJ ► Follow Instagram untuk update terbaru kuliner gw : https://goo.gl/aqey2X Review makanan di seluruh daerah Indonesia! #makankelilingindonesia #makancuy Business Inquiry email to : nexcarlos86@gmail.com Thanks Mamen!

📄 Transkrip Video

[Musik] Papua sebuah pulau yang tersembunyi di ujung timur Indonesia terdapat sebuah kota kecil yang terkenal dengan keindahan alamnya yaitu Jayapura Jayapura menjadi pintu utama dari seluruh petualangan di bumi Papua keindahan Jayapura dilengkapi dengan keindahan dan luasnya danau Sentani danau yang indah juga menjadi salah satu daya tarik utama kota ini namun keindahan alam bukanlah satu-satunya hal yang membuat Jayapura istimewa ada makanan pokok yang menjadi kebanggaan Papua yaitu kalau di sini percaya cagu itu titipan dari Tuhan untuk orang di sini tidak jauh dari Jayapura terdapat sebuah kampung yang menjadi pusat produksi sagu yaitu kampung yoboi kampung yoboi terletak di sekitar danau Sentani dan menjadi salah satu tempat yang wajib dikunjungi bagi wisatawan yang ingin mencicipi makanan khas Papua kita percaya disini kalau sagu itu punya karbohidrat yang tinggi masyarakat konsumsi sagu lebih banyak kalau di saat bekerja sumber mereka dapat energi itu dari konsumsi sagu yang banyak dan perjalanan kuliner gua bersama Teh Botol Sosro kali ini membawa gua buat mengunjungi Jayapura untuk memperkenalkan dan mereview makanan khas budaya asli Indonesia jadi mari kita mulai perjalanan kuliner yang luar biasa ini di Jayapura Papua itu kan dari kumbang dibiarkan dibiarkan sekitar 2 bulan 3 bulan setelah ditebang 2 bulan lalu dibiarkan membusuk di dalamnya aja dulu sebenarnya bisa dimakan langsung nih di pagi yang cerah ini perjalanan kuliner gua menuju Kampung Yoi dimulai [Musik] untuk akses menuju kampungnya Boy hanya bisa dilalui perahu dan menyeberangi Danau Sentani melalui Dermaga Yahim [Musik] waktu yang ditempuh kurang lebih 10 menit dengan disuguhi pemandangan yang indah di sekitar danau Sentani tiap daerah punya cerita masing-masing asal usul Sagu dan lain sagu di sini sudah ada sebelumnya sejarah Kampung ini pulau di sebelah karena ada satu kejadian mau yang kami pilih Tinggal pilih di sini memang sudah Dusun sagu bukan tempat untuk tinggal tapi karena di sana ada masalah mereka pilih datang tinggal di sini prosesnya itu sagu di yang sudah cukup umur di usia 10 tahun saya akan bisa lihat Oh ini cukup ini untuk dipanen [Musik] wilayah ini kan bukan punya pribadi punya kepala suku bijinya kepala suku kita mau terbang pohon ini untuk kebutuhan Apa itu disampaikan dulu terus alat-alat yang biasa digunakan [Musik] [Musik] barusan kalian lihat kan itu tadi proses pohonnya tumbang karena ini baru proses awal ya jadi dia tembang pohon sagunya dulu sampai tumbang kemudian sekarang lagi diproses pengulitan Ini namanya apa aja [Musik] itu kan tergantung dan letak geografisnya di Papua juga kan beda-beda kalau di pegunungan sagu tidak ada di dataran tinggi kan tidak ada kecuali di daerah yang seperti ini ada dua cara tradisional itu di toko pakai kapak batu kapak batu tuh di toko orang laki-laki toko tapi kalau yang tadi ini kan di mesin ini Ini namanya apa [Musik] [Musik] kalau ada yang lewat lagi nanti ya jadi dari satu pohon itu semuanya dimanfaatin ya Ini dari daunnya dan ini daun pohon sagunya tuh gimana ini setelah Pohon tumbang dan dikulitin di apain lagi nih begal-penggal [Musik] satu pohon itu itu tergantung jumlah kerja ya kalau dulu masyarakat biasa dalam satu keluarga itu 3 laki-laki atau perempuan terus laki-lakinya itu untuk yang tadi terbang terus kulitnya pikul di sini diparut atau kalau ini secara tradisionalnya di toko perempuannya untuk keramas itu sesuai kebutuhan nanti yang dia butuh saja waktu itu satu pohon itu diambil sampai di mana yang dia perlu dia Tutup kembali bisa satu pohon itu bisa 45 jam tergantung jumlah orang mau coba proses meramasinya ya tinggal ditekan saja tangan ikut meremas juga tapi di bawahnya ada nih mengendap ini jadi gini dan ini jadi kagum jadi tepungnya tepung ini yang dibuat jadi sagu buat pakai itu ya Ini kan ada beberapa jenis lagu Yang dipilih itu sesuai kebutuhan kalau kebutuhannya untuk ini diambil sagu yang jenis mana tadi yang saudara saya itu ada dua ini saya bernomor satu sabun khusus untuk para raja tadi untuk kepala suku atau untuk acara-acara yang upacara adat untuk upacara adat seperti pengobatan dan lain-lain kita percaya di sini kalau sagu itu punya karbohidrat yang tinggi masyarakat konsumsi sagu lebih banyak kalau di saat mau bekerja sumber mereka dapat energi itu dari konsumsi sagu yang banyak pengganti nasi kalau sagu itu katanya bisa keluar ulat sagu itu ya ulat sagu itu prosesnya itu gimana bisa jadi ada di pohon sagu ini kan dari kumbang dibiarkan sekitar 2 bulan 3 bulan setelah dipegang 2 bulan baru dibiarkan membusuk di dalamnya jadi kita ambil kita kumpulin ya nih keras banget ini dia ini dia aktif Aduh kok belakangnya bisa goyang juga sih memang mumpung lagi di Jayapura dan di kampung nyoboyo tapi ya Saya dari tadi udah mengeluarkan tenaga untuk ini yang mati ini yang mati saya berani nah ini yang mati saya berani ini sebenarnya bisa dimakan langsung nih Jadi pakai ini akan Contohkan bukan saya ternyata beberapa orang ada yang alergi ulat sagu juga ya masyarakat punggungnya konsumsi ulat sagu itu tadi dibakar atau direbus dimasak dengan jamur sagu sate ulat sagu jadi ditangkap langsung langsung dibakar nih Bang Billy kayak ini ya mungkin kalau dimakan mentah ini beda kayak makan udang mungkin kulitnya itu ya kayak kayak makan udang tapi lebih lebih halus Kalau udah kan agak keras dan ini tadi karena dibakar jadi ada bau-bau asapnya gitu Nah kalau ini bicara konten sagu dari sagu kan ada dari tapioka Dan lain-lain ya pasti rasanya beda kalau umumnya masyarakat di sini karena banyak sagu pakai sagu kalau tepung tapioka kan itu kan beda lagi pasti rasanya dari sagu yang ini itu kan jadi papeda terus jadi sagu bakar tadi ulat sagu ikan gabus sama papeda jadi proses bikin papeda itu gimana Mas [Musik] Tambah air ini ini air panas tadi air hangat bukan karena air hangat [Musik] cicilan air panas oh air yang mendidih sambil terus diaduk [Musik] supaya biar tidak apa lengket tidak lengket [Musik] begitu dikasih air mendidih itu [Musik] kayak adonan jadinya terus ini namanya apa nih mama namanya [Musik] sudah jadi ini kita makan pakai apa ini [Musik] ikan behel ikan behel itu apa itu ikan koi hitam kayaknya menarik Ya itu salah satu makanan khas banyak orang tahu itu dua kuning kalau di Sentani buah hitam kuah hitam ini lagi masukin apa ini daun bete kering Biar apa [Musik] bikin kuahnya jadi hitam tuh ini daun ini oh sudah ini ikan ini pakai ikan [Musik] taruh di atasnya lagi [Musik] ini enggak dibumbuin lagi [Musik] baru dikasih air dikasih air [Musik] ya itu saja sesudah itu ini sekarang mau dibawa ke tungku sagu di sini itu sumber kehidupan jadi kebutuhan sandang pangan dan papan itu semua terpenuhi dari sagu kita bisa lihat dari daun sagu dipakai untuk atap rumah terus media untuk bakar sagu semua dari daun itu berfungsi banyak pelepahnya ini biar di sini bilang gabah itu untuk dinding rumah kalau ini sekarang kan pakai papan ya kulitnya itu pakai untuk lantai rumah untuk jembatan Patinya tadi sagu itu bisa bakar untuk jadi tepung dan jadi lain-lainnya terus ampas limbah dari sagu yang tadi diramas itu itu kan nanti jadi media tumbuh jamur sagu tempat untuk ulat sagu itu kan semua di situ sisanya juga masih diambil untuk jadi Pupuk untuk tanam semua dari bagian sagu dimanfaatkan [Musik] Oke ini kita sekarang mau makan ada Mama di sini ini ikannya apa ikan kuah hitamnya ya papeda ada nasi dan juga ya sagu bakar karena ini banyak banget enggak mungkin nih berdua sama mama kita temenin panggil orang aja [Musik] ini kita siap makan tapi jangan lupa ini minumnya dan ini kita siap untuk makan nih ayo dari [Musik] kuah dulu ya wow wow wow [Musik] karena ternyata gua ada alergi setelah makan ulat sagu tadi ya jadi lumayan nih merah-merah ya langsung aja ini kita coba makan cuy ini lembut sekali ya dan ini rasa ikannya itu udah seperti rasa daunnya ya dan asin asin dari garam kan aromanya itu aroma dari si daun bete nya ini tulangnya itu sudah kayak masak presto ya habis makan ini kita makan sagu bakar [Musik] gula merah ya [Musik] ini kearifan lokal bawah setiap terbang sagu harus menanam kembali sagu-sagu yang ditebang itu tidak boleh menimpa sagu yang lain setelah ditebangkan jadi rata di situ ditanam lagi sabu-sagu yang baru karena umur sagu kan lama ya di atas 10 tahun jadi itu masyarakat punya bentuk pelestarian gua tahu kenapa masyarakat Papua sangat menjaga hutannya terutama hutan sagu karena hutan sagu bagi mereka adalah ibu dan Ibu adalah segalanya sagu bukan hanya untuk sebagai bahan pangan tapi seluruh bagiannya bisa dimanfaatkan untuk kehidupan dari hutan sagu juga gua belajar Bagaimana caranya menjaga warisan budaya yang perlu kita lestarikan bersama gua dan tempo terlalu Sosro Mari kita pertahankan keahlian budaya Indonesia karena apapun budayanya minumnya teh botol Sosro [Musik]
← Kembali ke Beranda