BerandaVideo

SIAPA BILANG MAKAN DI MENTENG MAHAL? DI SINI CUMA 13 RIBU MEN!!

📅 20 Januari 2026👁️ 585K views👍 9K likes💬 897 komentar⏱️ 12:20
▶ Tonton di YouTube

🤖 Ringkasan Video

Warung Nasi Belek di Menteng, Jakarta, menawarkan nasi telur dadar hangat dengan harga terjangkau, yaitu Rp 13.000 per porsi. Tempat makan ini juga menyajikan gorengan dan lauk lainnya dengan harga yang relatif murah.

📝 Deskripsi Video

Kapan lagi makan cuman 13 ribu di Menteng, Jakarta?! 😱 Buat kalian yang lagi cari makan murah di tengah kota, khususnya area Menteng, tempat ini bisa jadi penyelamat kantong. Cuman 13 ribu aja, udah bisa makan nasi telur dadar hangat! Lauknya simpel, tapi masih bisa ngenyangin! Cocok banget kalau kalian mau irit, atau sekedar pengen makan yang simpel! ⏰Buka hingga jam 24:00 WIB 💰Rp13.000 (Nasi+Telur saja) 📍Warung Nasi Belek Jl. Kawi Raya No.10 12, RT.7/RW.1, Menteng Atas, Kecamatan Setiabudi, Jakarta Selatan, 12980 ► Order Nex Merchandise : https://linktr.ee/nexcolony ► Follow Instagram Nex Merchandise @nexcolony : https://bit.ly/3a6Ko82 ► Daftar kuliner kota yang sudah di kunjungi : https://bit.ly/36iykzl ► Jadi MAMEN gw untuk nonton 2 video tiap minggu : https://goo.gl/od21ZJ ► Follow Instagram untuk update terbaru kuliner gw : https://goo.gl/aqey2X Review makanan di seluruh daerah Indonesia! #makankelilingindonesia #makancuy Business Inquiry email to : nexcarlos86@gmail.com Thanks Mamen!

📄 Transkrip Video

Tapi nasi telur kali ini kayaknya agak beda, bukan telur ceplok. Kenapa namanya warung belek? Ya mungkin ada arti lain. Kita langsung tanya aja ya. Pertanyaan pertama saya, kenapa namanya warung belek? Belek itu. Mari kita coba, Men. Wih, lihat dong. 13.000 dapat makan di Menteng. Yo, Mamen. Balik lagi sama gua Next Carlot di Makan Keliling Indonesia. [Musik] Diam dulu ya. Iya, Om. Gua lagi ada di Menteng nih, di daerah Kawiraya buat makan salah satu yang mengingatkan gua dengan Kota Pontianak, kota asal gua. Apalagi kalau bukan nasi telur. Tapi nasi telur kali ini kayaknya agak beda. Bukan telur ceplok dimasak kecap, tapi kayaknya telur dadar gitu ya. Namanya adalah warung belek. Belek tuh kan ka mata ya. Jadi ini jadi ngerasa belek-belekan. Kenapa namanya warung belek? Ya mungkin ada arti lain. Kita langsung tanya aja ya. Halo. Next Carlos. Iya mamen ya. Lampu warung nasi belek ini. Bener. Aduh gorengan lagi yang gua pertama gorengan. Kamu jadi pengen makan ya. Halo, Bang. Halo. Malam Roni. Nama saya Next tukang makan. Iya. Dengan siapa? Toni. Ini benar warung belek. Betul. Pertanyaan pertama saya, kenapa namanya warung belek? Belek itu singkatan dari betah melek. Jadi dulunya ituanya sampai 24 jam. Sampai sekarang juga masih kan 24 jam. Sekarang sampai jam 12.00. Oh, sekarang sampai jam 12.00 itu karena di Google tulisannya 24 jam. Berarti sampai jam 12.00 malam aja. Iya. Ee bukanya dari jam dari pagi dari jam .00 He. Dan belek itu bukan bukan belek. Iya. Karena sering begadang jadi paginya kadang. Iya karena beta melek. Oh jadi begadang kadang pagi belekan. Katanya di sini terkenal dengan nasi telurnya. Iya telur dadar dari telurnya telur dadar ini ya Pak bikinnya biasa di mana? Bikin di sini. Di Oh produksi sini langsung. Iya, langsung orang kalau datang makan baru dibikinin udah kayak gini, udah disediain? Ee biasanya kita udah setiap cuma kalau misalkan ada yang minta mau yang dadakan yang baru boleh boleh dibikinin nah. Yes. Hah. Soalnya kayaknya lebih enak kalau panas-panas, hangat-hangat gitu ya. Heeh. Apalagi cuaca kan lagi dingin-dingin hujan juga ya. Betul. Butuh dekatan. Dan ini ada gorengan juga? Iya gorengan. Nah, di sini jualnya cuma nasi telur doang atau ada yang lain? Ada yang lain. Kedel, semur daging, telur bulat. Telur bulat sama juga tahu semur. Cuman orek sama kangkung udah habis. Oh, simpel sederhana sekali ya. Juga saya kalau mau ayam penget enggak ada. Enggak jual ayam kita ayam goreng juga enggak ada. Gorengan doang. Iya, gorengan. Dan spesifik cuma tempe doang atau ada bawang? Tahu tahu udah habis. Tahu adanya pagi juga ini berarti saya kehabisan dong. Masih sih. Padahal ini masih jam 12.00, Pas jam makan siang malah. Iya. Tapi paginya tuh udah belum habis ya. Yang beli biasanya orang-orang yang mau kerja kali ya. Iya. He proyek. Tapi saya lihat-lihat di sini ternyata banyak warung makan juga ya. Banyak. Ini kay puasa enggak? Iya. Kayak kay pujasera juga. Boleh tahu enggak jualan udah berapa lama? Kalau awal mulanya berdirinya tahun 0-an dari anak moyangnya. Jualan dari 80-an. Iya. Jualannya di sini? Iya, di situ di seberang malah. Ini gedung-gedung pencakar langit belum ada dong. Belum belum ada ni apartemen belakang belum ada. Konsisten lu masih kalau dadar gitu. Iya. Itu apaan, Mas? Itu semur daging lagi bikin semur daging dia. Iya lewat yailah. Tapi dipikir-pikir dari tahun 0-an loh jual nasi dadar. Sayur asem juga ada. Oh ada sayur asem tadinya. Iya. Sayur asem, sayur so. Tapi dari tahun 0 lama banget berarti ya? Iya. Turun-temurun. Turun-temurun. Berarti Abang udah generasi ke berapa cucunya? Oh, udah cucu. Iya. Dari kakek mulainya. Ya udahlah kita langsung makan aja ya langsung. Ada yang spesial enggak sih sama telur dadar ini? Ini pakai telur bebek sama tepung sama daun bawang, bawang goreng sama bumbu rahasiaan. Wih, ada ini. Nah, ini ada bumbu rahasianya ini. Itu yang beda nih sama tempat lain dan dibikinnya kayak ala-ala Barendo ya. Mirip-mirip gitu ya? Mirip. Tapi kalau biasa Garendo tuh lebih lebih tipis lagi maksudnya kayak remahan gitu. Kalau ini enggak tahu. Ini nanti kita coba aja. Oke, saya coba dulu ya, Bang ya. Sampai ketemu di meja makan. [Musik] Ini dia seporsi nasi telur. Tapi gua tambah lagi tempe. Ini ini udah tempe keempat juga. Hah? Sebelumnya gua nyomot-nyomot sambil nungguin telurnya datang. Lama kan telurnya lagi mau diambil katanya habis telurnya buat goreng lagi. Ya pakai dulu lah. Tambah ikan. Ikan tongkol. Sebelum makan kita du dulu ya. Mari kita coba men. Wih, lihat dong kalau habis digoreng garing banget nih kan suruh nyari dia kinya kalau cabut panya gua muter tuh matanya ditumbusin ke tembok dia panggil bisa sendok telur dadar makan cuy kalau dia bisa mah dipotong bukan apa kalau kan nyala semuanya Dia bagian ujungnya crispy sama kayak baredo tapi ini lebih enggak ini lah enggak fleky tahu enggak fleky fleky itu kayak ya lebih kayak buyar banget gitu tipis ini tuh masih kayak telur gitu H [Musik] [Musik] asin juga sambalnya. Kuahnya kuah apa? Gua tadi pakai kuah semur kayaknya. kayak telur kribo gitu ya, telur dadar gitu. Tapi kuah semurnya kayak manis. Iya. Ini mah makanan sederhana banget nih. Nasi pakin telur lagi gorengan. Kok sih makan dari tadi kayaknya kebanyakan orang proyek mau ke sini ya? Heeh. Bak orang proyek ke sini kayaknya. Mau ah di kangkungnya habis. Gorengan tahu habis. Tempe orek ya. Itu beda. Oh iya, tempe orek habis. Wah, ada tempe orek. Mantap juga tuh. Siapa [Musik] [Musik] mantap. Ini menjadi nikmat karena telurnya itu panas. Amis digoreng dadakan [Musik] gua penasaran sama harganya sih. Kayaknya sih murah kayaknya murah ya. Apalagi ini di tengah-tengah kota Jakarta. Menteng Boy. Menteng kampung kampung Obama. Saki nasi goreng enggak makan juga kebanyakan orang-orang proyek ya tadi orang-orang dekat sini semua. [Musik] Oke oke oke oke habis H udah kelar makan, Men. Kenyang banget gua. Sekarang saatnya kita bayar-bayar. Masak nasinya masih pakai dandang. Dandang dulu. Ini yang yang bikin ini ya ini dandangnya. Berarti udah dari lama ya. Tapi tembaga tembaga asli. Tembaga asli ya. Enaknya awet sampai sekarang. Gil, ini 40 tahun ada, men. Ini ada. Ya udah makan berarti hitungnya kan ini aja ya, sesuai yang diambil aja gitu. Iya. Atau ada paketan? Enggak ada. Enggak ada. Jadi kalau saya ngambil nasi pakai telur dadar satu itu seporsi berapa? Masih setengah 12. Iya. Kalau nasi full? 13. Beda. Beda tr.000 doang men. Dengan telur dadar itu telurnya telur bebek ya. Kalau pakai gorengan satu ee 2000 R.003.003. Kalau gorengan R5.003. Ah tadi saya ikan ikan Rp8.000. Itu dia harga-harganya ya. Rp3.000 dapat makan di Menteng. Menteng kan serba mahal ya. Oke. Total emang kita bisa ada Kris enggak bayarnya? Eh Bob Pak. Makasih banyak Pak. Iya Pak. Makasih banyak ni. Sama-sama sudah boleh diliput tempatnya ini. Mudah-mudahan video saya bermanfaat, bisa datangin rezeki ke sini. Amin. Ni saya jalan dulu. Oke, terima kasih. Sukses terlalu, sehat terus ya. Amin. Makasih udah kelar, Men. Sampai ketemu lagi di episode yang lain, ya. Dah, ciao. Itu air dijarin kali terus kok. Hah? Biar dapat efek-efek kayak ini di air terjun gitu. L masih nyara padahal udah diputar. Kalau yang sebelumnya gua makan pamen boleh 1 2 3 gua dari pangeran Jakarta. A kan mau makan siang ya. Gua ke sini dari panjai ke sini cuma demi makan nasi telur ini. Gil gokil gokil gokil. Iya Bang next. Mamen mamen mamen.
← Kembali ke Beranda