BerandaVideo

PESENNYA DIKIT TAPI YANG DATENG SEBANYAK INI!!

📅 28 April 2026👁️ 839K views👍 10K likes💬 656 komentar⏱️ 16:39
▶ Tonton di YouTube

🤖 Ringkasan Video

Rumah Makan Belut Karang Tanjung adalah tempat makan yang menyajikan belut dan makanan khas daerah dengan harga yang terjangkau, Nex Carlos sangat menyukai sambalnya

📝 Deskripsi Video

Serang geser dikit, hari ini gw lagi mampir ke Kabupaten Pandeglang untuk makan salah satu yang khas disini yaitu Rumah Makan Belut Karang Tanjung. Niat hati cuma makan belut, ujungnya bablas cobain ikan nila, ayam, karedok, sayur asem, sampe sop iga haha! Kalau udah kalap makan begini paling pas balikin segernya pake Tehbotol Sosro Original! Perpaduan 100% teh, gula dan melati asli bikin rasa sepet tehnya masih berasa mantap cuy! Karena Apapun Makanannya, Minumnya Tehbotol Sosro! https://www.instagram.com/tehbotolsosroid/ ► Order Nex Merchandise : https://linktr.ee/nexcolony ► Follow Instagram Nex Merchandise @nexcolony : https://bit.ly/3a6Ko82 ► Daftar kuliner kota yang sudah di kunjungi : https://bit.ly/36iykzl ► Jadi MAMEN gw untuk nonton 2 video tiap minggu : https://goo.gl/od21ZJ ► Follow Instagram untuk update terbaru kuliner gw : https://goo.gl/aqey2X Review makanan di seluruh daerah Indonesia! #makankelilingindonesia #makancuy Business Inquiry email to : nexcarlos86@gmail.com Thanks Mamen!

📄 Transkrip Video

Dan gua di sini pengen makan salah satu kuliner yang khas banget nih. Tapi yang paling laris di sini apa? Bestsellernya belut. Oke, itu dia harganya. Sekuasnya makan di tempat ini kayak serabut serabut. Yo, mamen, balik lagi sama gua Next Carlos di aslinya kuliner lokal bareng T botol Sosro. Diam dulu ya. Iya, Om. Gua lagi ada di Kota Pandeglang men e Banten. Dan gua di sini pengen makan salah satu kuliner yang khas banget nih, Rumah Makan Belut Karang Tanjung. Ini di Jalan AMD lintas timur Pegadungan dekat sama tugu Asmaul. Husna. Kalau kalian cari di Google Map ini udah sesuai sama titiknya ya. W tenang aja ada dong teman makan yang selalu setia menemani gua kulineran kapanpun di manapun. Siapa lagi kalau bukan teh botol sosrock original terbuat 100% dari teh melati dan gulauh. Minum cuy. Segernya pol bikin gua siap buat kulineran. Sekarang saatnya kita makan. Ini dia rumah makan belut sekarang kita daput. Halo. Halo. Iya, selamat datang. Selamat datang. Silakan. Angkat siapa? Anda yang punya ini rumah makan belut. Bukan, saya yang nunggunya. Ownernya kebetulan lagi enggak ada. Ownernya lagi enggak ada. Emang jarang datang atau biasanya ke sini cuma lagi ada keperluan-pelunya sekarang. Boleh lihat-lihat enggak? Boleh. Boleh. Silakan. Silakan. Ini dapurnya. Ini dapurnya di sini. Iya, dapurnya kita terbuka. Jadi yang lain biar lihat. Ini apa aja nih, Kak? Ini nasi ya? Ini nasi. Ini apa? Ini top ig ada sop iga. Ada sayur asem. Jadi ini top iga. Emang di sini jualan apa aja? Saya pikir cuma belum ada banyak ada ayam goreng kangkung kita ayam goreng cobek ada ikan nila nilanya bisa dicobek bisa digoreng itu jenis pecak mungkin ya pecak ya iya kalau kita nyebutnya cobek tapi yang paling laris di sini apa bestsellernya belut ya karena namanya rumah makan belut Karang Tanjung I dan biasa orang makan di sini enggak cuma belut doang ya iya enggak cuma belut kadang ada yang ayamnya nilainya paling laris paling larisnya selain yang kedua setelah belut ayam goreng Tiga. Nilanya juga. Iya, nila deh. Saya penasaran. Ikan goreng nila. Kita nilanya digoreng terus ee dikasih bumbu ini. Oh, kita rempahnya bukan. Kita asli dari rempahnya. Dari bumbu rempah tuh. Dari dari bumbu dapur semua dibikin jadi Iya dibikin jadi iya kayak serundeng. Tapi bukan serundeng. Tapi kita bukan dari serundeng kelapa. Kelapa. Bukan serundeng kelapa ya. Serundeng biasa orang serundeng kunyit gitu. Iya. Kalau ini kunyit, bawang merah, bawang putih dan lain-lain jadi satu. Iya. Jadi bentuknya jadinya begitu. Udah ngiler. Boleh dicoba. Tapi ini saya mau tahu sudah berapa lama nih. Kurang lebih 10 tahun. Ee dari awal di sini ya? Iya dari awal di sini. Tapi dari awal memang belut. Dari awal memang belut. Emang belut ya? Belut kan belutnya ukurannya gede-gede enggak atau kecil? Ukurannya kita pakainya yang besar-besar. Pakai yang besar-besar tapi bisa langsung makan semua atau kayak pulang? Ada tulangnya. Kita belutnya dipotong-potong sih. Bukanya dari jam berapa biasanya? Bukanya kita kalau untuk karyawan kita masuk jam . untuk jualan ready mungkin dari jam .30 kita sudah ready jam berapa sampai jam sore. Cuma kalau ada yang makan mungkin tanggung ya masuk kita tunggu sampai dengan selesai. Tungguin tapi tiap hari buka. Tiap hari buka ini. Tapi udah mau jam tutup ya sebenarnya ya. Enggak apa-apa saya tungguin bi yang makan kayaknya ini ya orang-orang pemerintah. Iya jam makan siang biasanya. Soalnya di Pandegelan tuh enggak enggak terlalu besar ya kotanya ya. Iya. Iya. Makanya jadi ini mungkin salah satu yang sering dikunjunginya. Hmm. Bisa jadi, Bu. Bisa jadi. Ya, ya udah kita coba, ya. Sampai ketemu di meja makan. Ini dia. Jadi banyak, Min, pesanan gua. Hah? Sebenarnya gua pesan tuh ayam goreng, nila goreng, belut goreng. Tapi gua mau cobain juga belut pecaknya ini. Ee nila pecak, ada sopiga, ada karedok dan sambalnya ada dua. Ada yang pakai kencur, ada yang enggak. Ada sayur asem. Kita coba ya. Ini makan gua sama tim sih. Enggak mungkin sendiri. Sebelum makan kita dulu ya. Dikit aja dulu karena ini nih ayam gorengan. Wow. Dengan ini udah kayak serambut serambut kayak serundeng-serundeng rempahnya. Ini dia. Nah nih kelihatan kan ayam gorengnya pakai ayam kampung dia. Gua coba dari ayam goreng dulu deh. Makan cuy. Wow. Uh, gila ini benar-benar bumbunya tuh penuh dengan rempah banget. Nyereap sampai ke dalam. Mantap rasanya. bumbu kuning dengan rempah kyit gitu. Ayamnya ayam kampung. Ada sedikit manisnya. Hah. H. Mirip yang di Semarang. Hah? Mirip yang di Semarang. Beda. Beda. Ini sambal yang pakai kencur. Gua coba dulu ya. Kenjur tuh aromanya khas banget ya mesti orang yang doin kencur dong baru pasti guangan sama sambel itu. Makanya gua request ada yang enggak pakai keenjur ya. Gua mau cobain tapi pakai apa? Lu udah habis ikan. Wow. Nih di taburan-taburan ini nih. Ini serundengnya ini. Ini kayak serabut gitu loh. Kalau kita makan gini di dalam mulut tuh susah dikoyak juga. Gua coba nilainya nih. Oh, ternyata dia enggak goreng sampai kering ya. Coba original dulu. Nanget cuy. H. ikut shopping ya. Fresh banget aja dong. Ini gua mau coba sambal yang tanpa kencur. Chickennya nilainya bagus banget. Makan cuy. Ini baru nih sambelnya nih. Huh. Baru mantap the best gitu sambalnya yang enggak kejemen nih ikan-ikan nilanya bubunya sederhana aja kayak digaremin doang. Sambal sambal rampai ya. Sambal andalannya orang Lampung. Kalau Lampung. Sekarang gua mau ini belut. Belutnya itu jadi dia enggak utuh. Bukan yang langsung utuh, tapi udah dipotong-potong. Dan ini yang belut goreng. Hmm. Hmm. W kayak makan apa ya satunya? Kayak makan lele apa cuma lele lebih lembut lagi. Yang juara tuh di sini tuh ininya kabelnya. Ini gua cobain yang cobek ya. Belut cobek. Jadi kalau kalau cobek tuh udah dibumbuin lagi dan dia pakai kencur. Lu bisa merasakan aroma kencurnya itu loh ya. Kalau yang suka kencur pasti cocok. Gua lebih ben yang goreng. Ini ada cair asem dia di sini biasanya circem ada yang warnanya agak merah. Kalau ini enggak. Agak beda ya cara gini ya ayam kopiga nih kopiganya nih. Lembut dagingnya tiga ya. Mantap sih. Mana ya? Hah? Yang gua suka nih nila. Eh, nila itu kan ayam goreng. Ayam goreng sama ini belut belut gorengnya sama sambal ya. Itu udah pasti sambal rampinya. C enggak pernah salah tuh kalau sambal rampai. Ayamnya apa aja? Ayamnya apa? Udah cuci tangan, Men. Mari kita akhiri dengan yang segar-segar. Apalagi kalau bukan teh botol STro original. Dan jangan lupa pakai es batu biar makin segar. Mana? Nah, kalau gini kan makin segar. Minum, cuy. Manis dan sepatnya itu pas banget, Men. Soalnya teh botol Sosro original ini terbuat dari 100% teh melatih dan gula asli. Jadi ada sedikit rasa sepat yang khas banget dari teh aslinya. Karena apapun makanannya minumnya teh botol sosro. Udah kelar makan, Men. Sekarang saatnya kita bayar-bayar. Kas udah kelar makan nih. I. Nah, sekarang saya mau tanya ya. Di sini orang makannya per apa? Per paket. Per porsi. Per porsi. Per porsi. Iya. Harganya berapa? Kalau yang goreng sama yang cobek sama enggak? Enggak. Kita beda Rp5.000 aja. Beda. Oh, beda Rp5.000. Iya. Kalau untuk belut goreng kita di harga Rp45.000. Rp45.000. Kalau belut cobek kita harganya Rp50.000. Kalau yang ayam ayam goreng itu kita Rp25.000. Rp25.000. Iya. I berarti kalau belut eh ayam cobek Rp30.000 ya belut tapi satu lagi apa ya? Ikan nila. Ikan nila. Kalau nila goreng kita harga Rp20.000. Rp2.000 cobeknya kita Rp25.000 ya. Berarti yang paling ini tinggi si cobek. Nah ini apa? Belut ya. Iya. Terus ee yang menu-menu lain kayak sop IGA itu berapa ya? Untuk shop iga kita Rp30.000. Shop iga Rp30.000. Terus apalagi? Ada asem R.000. Asem. Sayur asem Rp5.000. Karedok. Ada karedok kita Rp10.000. Sambal. Kalau sambal kita sistemnya ee kita dihitungnya per orang. I makan Rp10.000 per orang untuk ee mau tambah R.000 per orang. Iya. Perang itu Rp10.000 sudah termasuk sambal, lalab, nasi, air teh gitu. Kalau misalkan sepuasnya makan di tempat, kalau ada tambahan kita enggak kena tambahan biaya lagi. Oke, itu dia harganya. Sepuasnya makan di tempat untuk nasi, lalap, sambal, ayam. Oke. Totalnya kita berapa? Oh, boleh sebentar ya, Om, ya. Nih aku bayar enggak usah dikembaliin. Mohon maaf enggak apa-apa. Ih, jangan, jangan, jangan, jangan, jang. Enggak, enggak, jangan, jangan, jangan, jangan, jangan. Enggak, sayang, jangan. Udah, udah, udah, udah. Terima kasih banyak. Jangan jangan om jangan jangan jangan. Terima kasih banyak sudah dikunjungi kemari. Jangan, jangan, jangan, Teh. Nanti saya tidak tayang videonya. Tidak tayangkak saya begitu aturan saya gitu. Kalau tidak diterima saya tidak saya terima tapi terima kasih banyak tapi tayang. Nah kalau diterima saya jangan dong Om dongakimanya terserahlah mau diapain. Bagi-bagi. Jangan dong. Udah enggak apa-apa. Terima kasih sudah dikunjungi ke sini. Jangan dongak. Nanti saya nanti datang lagi baru boleh. Oke. Iya. Nanti kalau Om datang lagi baru bayar. Iya. Ini pertama kali kan? Iya. Ini kan yang pertama kali ke sini. Cobain jangan omil aja Pak. Ulang kasih a. Terima kasih. Saya terima niat baiknya. Iya saya makasih banyak. Iya. Eh, Ki. Udah, Ki, sini. Kenapa jadi berantem di sono? Udah, Om. Enggak apa-apa. Jangan. Eh, udah udah udah mah udah ya. Dari Bapak udah saya terima. Iya. Terima kasih banyak buat ini. Enggak usah janganudah udah gimana dong, Om. Udah diterima aja enggak apa-apa. Udah, udah diterima aja. Terima kasih, Om. Saya yang makasih banyak. Makasih, Pak. Enggak apa-apa. Udah, udah. Dan saya lagi kerja sama. Iya, si dengan teh botol seru. Iya. Jadi yang menurut saya makanannya enak. Terus gimana nih, Om, untuk review-nya? Nah, ini karena saya suka jujur terutama sambalnya saya suka. Alhamdulillah. Sambal yang untuk yang tanpa kencur. Yang tanpa kencur itu khas Lampung kan biasanya. I biasa pakai rampai itu saya suka sambelnya dan ini jadi setiap tempat makan yang menurut saya enak ya ini bakal dapat stiker rekomendasi asli enak rekomendasi botol sstrol x max next carlos jadi enggak cuma ini nanti tim te botol bakal mempromosikannya juga di ee sosial medianya botol terima kasih nah ini saya tempel dulu nih ini saya tempel dulu boleh di mana di depan di sini ya enak kali sini nih ya iya boleh apa di sana om di depan mungkin di depan. Nah, ya. Nah, terima kasih. Terima kasih banyak sekali lagi. Ah, boleh diliput tempatnya. Mudah-mudahan video saya bisa bermanfaat, bisa datangin rezeki ke sini. Amin. Dan semua yang kerja di sini juga mendapatkan manfaatnya dan dapat rezeki ya, amin ya.Amin saya jalan dulu, sukses terus, sehat selalu ya. Mari, ayo kita pulang, Men. Oke, Mamen. Thank you sudah nonton episode kali ini. Ikuti terus video gua bareng T Botol SOSro dan enggak lupa semua tempat makan yang dapat stiker bakal di high story-nya di Instagram T Botol Sosro damen Co. Naon? Naon foto? Boleh ya? Boleh bolehnya tunda? Iya. Sat dua tangan nabrak kamera sem du tiga
← Kembali ke Beranda