BerandaVideo

WARUNG SEPANJANG PANTAI INI SEMUANYA CUMA JUAL 1 JENIS MAKANAN!!

📅 9 Desember 2025👁️ 481K views👍 7K likes💬 436 komentar⏱️ 13:00
▶ Tonton di YouTube

🤖 Ringkasan Video

Rujak Natsepa adalah sebuah warung rujak di Ambon yang menyajikan rujak dengan buah pala dan tomi-tomi, memiliki pemandangan pantai yang indah dan harga yang terjangkau.

📝 Deskripsi Video

Di sepanjang pantai ini semuanya jualannya sama... rujak! 🤔 Masih episode Maluku, gw kali ini beruntung banget bisa makan ditemani dengan view cantik Pantai Natsepa!✨ Disini kalian bisa menikmati indahnya laut biru sambil ditemani makanan dan minuman yang bikikn seger! Uniknya hampir semua pedagang disini jualan rujak Natsepa men! Kira-kira rasanya gimana ya? Tonton sekarang fullnya! ⏰06:00-24:00 WIT 💰Rp15.000-Rp25.000 📍Rujak Natsepa Jl. Suli Raya, Suli, Kec. Salahutu, Kabupaten Maluku Tengah, Maluku ► Order Nex Merchandise : https://linktr.ee/nexcolony ► Follow Instagram Nex Merchandise @nexcolony : https://bit.ly/3a6Ko82 ► Daftar kuliner kota yang sudah di kunjungi : https://bit.ly/36iykzl ► Jadi MAMEN gw untuk nonton 2 video tiap minggu : https://goo.gl/od21ZJ ► Follow Instagram untuk update terbaru kuliner gw : https://goo.gl/aqey2X Review makanan di seluruh daerah Indonesia! #makankelilingindonesia #makancuy Business Inquiry email to : nexcarlos86@gmail.com Thanks Mamen!

📄 Transkrip Video

Ini ada di Maluku yang pasti pemandangannya. Saya ditemani sama winner-winner master. Ini rujak apa? Net natsepa. Nepa. Iya. Buahnya nih di sini pakainya apa aja buahnya? Kalau terserah terserah terserah. Iya. Seporsi rujak natsep sama atau beda? Yo mamen, balik lagi sama gua Next Carlos di Makan Keliling Indonesia. Wuh. [Musik] Diam dulu ya. Iya, Om. 30 siang men. Gua berada di pantai Natsepa ini ada di Maluku buat nyobain namanya rujak Ncepa katanya. Katanya beda rujaknya di sini. Tapi gua enggak tahu sebeda apa sih. Yang pasti pemandangannya W enggak ada obat pemandangannya, Men. Gila itu lu lihat pantainya airnya biru banget. Kristal gila bersih. Kita bakal ke dalam buat nyobain rujakepa yang katanya berbeda itu. Om ini yang jual banyak sih sebenarnya sepanjang pantai ini. Tapi kalian tinggal pilih aja yang bebas. Gua gua juga bakal pilih yang bebas. Gila sumpah airnya biru banget men. Lihat dong pantainya bagus banget men. Gila. Nah, kalian lihat sendirilah keindahannya Indonesia Timur, Kawan-kawan. Ditemenin musik musik-musik timur ya. Nih gua kasih kacamata nih, ya. Jadi beda nih. Jadi beda. Ih ih ish, ih, ih, ih, ih, ih. W. Eh, ada siapa? Gua sampai sini. Hah? Kenalan dulu kak. Halo, Kakak. Kenapa ketawa dengan kakak Jerry dan Kakak Stefan Masterf juara juara-juara semua nih saya ditemeni sama winner-winner Master K gitu tuh. Oke. Hai ngapain di sini? Rujak Naste ini. Karena kemarin kita ada acara bareng ya. Acaranya dari diundang sama Bang Indonesia di Ambon dan hari ini kita mau pulang. Tapi sebelum pulang, gua mau makan rujak. Kam kalian udah duluan? Ya sudah. Nah, enak-enak. Mereka kan lebih ngerti teknis ya. Kalau gua kan cuma tahu makan doang. Aja nih. Apa bedanya rujak ini sama yang bedanya sih yang kita rasain apa? Dia pakai buah pala kok. Jadi katanya buat dapetin asem sama aromanya dari pala yang bikin beda. Oh emang rujaknya asem. Kalau asem dikasih tomiomiwa apa? Tomy Tomy. Tomy Tomy kan kita rujak biasanya. Tomy berarti Tomy. Tomy berarti Ranger putihnya ada dua ya. Tomyomi. Bukan itu dong. Itu maksudnya kan kalau rujak biasa tuh dia pakai asam jawa contohnya di sini gantinya pakai tomi-tomi kayak cerry buah merah kecil-kecil. Nah emang emang rujak kita yang misalnya di Jawa pakai asam jawa enggak kan? Pakai biasanya sedikit air asam jawa doang gitu. Sama enggak ada terasi enggak kerasa terasi. Master chef. Master chef coy. Jangan teknis sudah tahulah ya. Gua kan enggak ngerti, gua enggak bisa membedah. J selain itu apa? Buah pala tadi. Buah pala. Buah pala tuh kayak gimana? Buah pal ni ada aromanya dia pas dimakan ada hin-hin penjajahan gitu. Ada apanya yang spesial? Enggak ada. Kulitnya sih diparut. Kulitnya kulitnya diparut. Kulit pala dagingnya tadi. udah makan belum? Belum. Ini baru mau makan. Nanti pas makan tuh pasti dia ada nyangkut-nyangkut dikit. nyangkut nanti di ininya kan makan nih di bumbunya terus tiba-tiba entar keluar dikit kulit kepala kepala tapi kalian kemarin makan rujaknya kan sebelumnya udah makan ya hari ini makan lagiah lag ee tenan yang berbeda apa yang sama bed rasanya tapi beda oh bedak mungkin bahannya sama tapi kan komposisinya beda-beda. Ada yang lebih asin, ada yang manis, ada yang kurang balance. Ada ada rekomendasi yang tadi kita makan sih enak tadi di mana nih man keluar sini ada satu stand satu keluar keluar ya iya di depan yang di sini udah pernah beli belum baru kita di sini tadi dia mandi loh dia berenang gila ini jam .30 coy dia berenang buset dah. Hah? Ya udahlah yuk kita random yuk yuk. Halo Idung. Iya aku mau makan rujak. Iya silakan Ibu silakan ya. Ini rujak apa? Net natsepa. Nepa tapi sebenarnya rujaknya sama ya isinya pepaya. Jambu rujak buah ya. Iya pakai sambal kacang. Iya pakai kacang. Sambal kacang. Iya. Oh. Oh. Oh. Loh kok kacangnya masih utup? Nanti diulek. Diulek. Oh, wah berarti benar-benar fresh ya diulek di sini. Iya. Nah, itu kali buah pala ya itu? Iya. Iya. Ada tomitomi itu apa? Tomy. Tomy ini yang dibilang tadi itu sama Chef Rani itu. Ini. Hah? Ini gula merah. Ah, gula merah. Semua di sini jualan sama ya, Bu ya? Di sini semua buka jualan jam berapa? Sama. Kalau saya jam jam 6.00 pagi sudah buka sampai malam. Jadi ini ramainya di apa? Pagi sore. Pagi dan sore. Pagi dan sore ya. Saya pesan satu ya. Dengar. Iya. Buahnya nih di sini pakainya apa aja buahnya? Kalau terserah Abangah. Terserah. Iya. Iya. Abang mau ke buah yang mana? Boleh. Ega. Semua aja. Semua. Semua aja aja semua. Silakan duduk. I boleh sampai ketemu di meja makan ya. [Musik] [Musik] Seporsi rujak natsep. Sebenarnya secara tampilan sih mirip kayak rujak buah pada umumnya ya. Secara rasa nih enggak tahu. Oh iya ya. Biasa rujak tuh pakai gula jawa ya biasanya ya. Sebelum makan kita dul dulu. Ini mah kita icip-icip aja men. Karena gua bagi-bagi nih. Enggak mungkin sendiri. Ini ada terasinya gak ya? Biasa kan rujak ada terasi ya. Oh manis juga ya. Manisnya dari apa ya dia? Gula jawanya ya. Hmm. Buah-buahnya tuh yang masih masih muda banget kebanyakan. Hm. H. [Musik] Enak ini. Ini gila sih. Ini tuh kayak ada buah palanya gitu. Iadahin buah pala dan juga kayak ada buat tomi-tominya gitu. Tiba-tiba jadi jago sampai buat Tomy-tomy gua. Tapi kalian coba komen deh ya yang Tommy-Tomy itu bahasa umumnya apa sih gitu k mereka di sini nyebutnya Tomy. Tomyak pakai kelapa. Oh iya barang bilang es kelapa jadi di sini. Iya. Kalau bilang batok berarti di buah gitu jadinya begini semua. Iya. Ya udahlah enggak apa-apa. Batok satu lagi. Oh iya. Tuh sambil minum kelapa dengan pemandangan kayak gini di betak seharian. H [Musik] mantap Jer. Kita pakai jeri aja. Lu kan gak nyobain yang ini. Heeh. Cobain dong. Lu kan udah coba dua kali kan. Iya. Dua kali. H. Cobain yang ini sama enggak? Iya kan? Cobain doang. He sama atau beda? Enak juga ini. Sini dulu. Sini dulu. Enak ini. Enak. Enak juga kan? Heeh. Sama yang lu barusan makan. Mirip-mirip lah. Mirip-mirip seenak ini. Heeh. Pas ya. Enaknya sih. Asamnya juga dapat. Asemnya juga dapat. Bukan dari mangga atau apa gitu. Bukan dari buahnya. Bukan dari bumbunya. Hmm. Buat Tomy-Tomi itu bahasa Indonesianya apa sih? Enggak tahu. Mungkin kalau di Jawa lobi-lobi mungkin ya. Apalagi apagi? Apagi gua pernah lobi-lobi. Eh, by the way dia baru buka rempah bakar. Rempah bakar ya? Rempah bakar. Rempah bakar restorannya di Tangereng Kota ya? Iya, Tangerang Kota. Eh, gila gua nanti mau main I nanti gua mau main nih sama istri gua mau ke sana ya. Mantap. Luar biasa enggak Ambon? Lu per baru pertama ya? Baru sih baru. Luar biasa enggak Ambon? Oke sih, soalnya maksudnya dari kota cuma jalan 30 menitnya langsung dapat kayak gini. Lebih ke gitu sih. Gila gitu. Okelah J ya informasinya. Nah berarti dibilang ini enak juga. Iya loh ada asemnya setelah [Musik] gua sih suka ya. Enggak tahu deh. Lu suka enggak, Ki? Apaak? Enggak terlalu banyak. Hah? Enggak terlalu nih. Cin cobain lu buah. Ini buah apa? Kenapa lu pilih-pilih buah? Iya, ini mangga. Mangga. Nah, mangga aja makan cuy. Enak juga ya. Emang enak. Enak juga. Emang enak. Bet lu mau bet. Hah? Oh iya gilbet. Ini gua syopin buat lu. Betul kan lagi megang kamera [Musik] lidi jadi kok. Aduh gua ambil Lidi lagi deh jadinya. Mana gimana rasanya? Hang. Hah? Gimana? Bet ngangguk doang. Ngangguk doang. Eh, enak. Gua sih suka rasa rujak. Iya iya kan beda sama rujak di Jawa. Tapi bedanya apa? Lu bisa ngomong beda bedanya apa? Ini lebih kayak bumbu pecel enggak sih? Ada kayak bumbu pecel apa lu merasa kayak ada petisnya enggak? Kayak enggak sih kacangnya? Kacangnya berasa banget. Pokoknya kalau kalian misalnya main ke Ambon jangan lupa mampir ke pantai Natsepa ini dan makan rujaknya. Oke, aku mau habisin dulu. mau bagi-bagi sama yang lain. Kita udah kelar cobain rujak nat sepa. Kalau menurut gua sih kalian kalau ke Ambun mesti nyobain lah ke sini. Nih yang dijual tuh ini pemandangannya luar biasa. Uh, sore enak banget nih. Berenang lagi kan. Uh, mantap banget tuh. Kalau bisa sekarang saatnya kita bayar-bayar Bu saya udah kelar makannya. Nyobain rujak narsepa itu. Saya mau nanya ee rujak narganya kalau seporsi 20. 20. Kalau kelapa batok 15 15 15. Kalau kelapa apa tuh? Oh sama aja. Satu gelas 15. Kelapa es sama kelapa kelapa batok sama harga. Iya. Jadi mesti jelas kalau di sini kelapa es tuh yang digelas. Kalau kelapa batok ya mesti bilangnya kelapa batok. Iya itu kelapa murni sendiri sama harganya. Betul harganya sama. Kira-kira itulah harganya. Ini kita total kelapanya. Enggak apa-apa lebih. Oh iya, makasih banyak. Terima kasih sudah boleh diput saya bermanfaat ya, bisa datangin rezeki ke sini, ke orang-orang sekitar sini juga balik lagi. Kak, nama siapa? Boleh tahu, Kakak nama siapa? Nama saya Next Carlos. Next Carlos. Carlos. Loh, kakak itu udah ngajak foto tapi enggak tahu. Makasih banyak, sehat selalu. Saya jalan dulu ya. Iya, makasih. Thank you mamen sudah nonton episode kali ini. Seru banget Kota Ambun. Gua senang banget kotanya indah banget. Semoga suatu hari kalian bisa ke sini ya men. Coo. [Musik] Hai. Hai. Mamen gua banyak diambun. Right.
← Kembali ke Beranda