BerandaVideo

SEHARI LAKU 5000 TUSUK!! SAMPE NAMBAH SAKING ENAKNYA!!

📅 19 September 2025👁️ 904K views👍 12K likes💬 630 komentar⏱️ 15:46
▶ Tonton di YouTube

🤖 Ringkasan Video

Sate Maranggi Teh Susi di Kemanggisan, Jakarta Barat, menyajikan sate maranggi yang lezat dengan harga terjangkau, Nex Carlos sangat menyukainya.

📝 Deskripsi Video

Terakhir makan sate maranggi di Purwakarta dan Cianjur, ini gw nemu juga akhirnya di Jakarta men, namanya Sate Maranggi Teh Susi, Kemanggisan, Jakarta Barat. Bakal seenak yang gw makan di Cianjur ga ya?? Karena sate maranggi ini salah satu makanan sunda yang gw suka, ditutupnya pake minuman yang gw suka juga, Tehbotol Sosro Original! Karena apapun makananya, Minumnya Tehbotol Sosro! https://www.instagram.com/tehbotolsosroid/ ► Order Nex Merchandise : https://linktr.ee/nexcolony ► Follow Instagram Nex Merchandise @nexcolony : https://bit.ly/3a6Ko82 ► Daftar kuliner kota yang sudah di kunjungi : https://bit.ly/36iykzl ► Jadi MAMEN gw untuk nonton 2 video tiap minggu : https://goo.gl/od21ZJ ► Follow Instagram untuk update terbaru kuliner gw : https://goo.gl/aqey2X Review makanan di seluruh daerah Indonesia! #makankelilingindonesia #makancuy Business Inquiry email to : nexcarlos86@gmail.com Thanks Mamen!

📄 Transkrip Video

Udah lama dijual sate maranggi? Gua baru tahu malah. Sehari kita berapa tusuk? Sehari kita di 4 sampai R5.000 lah. 4 sampai 5.000 dong. Itu tempatnya diambil alih sama yang punya. Kungkilan banget. Mantap. Komposisi yang sangat buat set gitu. Jangan gitulah. Yo mam men. Balik lagi sama gua Next Car aslinya kuliner lokal bareng Tebot Tol Sosro. [Musik] Diam dulu ya. Iya, Om. Gua kan dulu kan pernah makan sate maranggi di Purwakarta. Di Cianjur juga pernah. Sekarang gua pengen nyobain makan sate maranggi di Jakarta. Posisinya di belakang gua nih. Ini udah cukup legend. Udah lama dijual sate maranggi. Gua baru tahu malah. Dia posisinya tuh di seberang SMAN 78 Kemanggisan. Namanya adalah sate maranggi teh sushi. Jadi sate maranggi itu salah satu makanan Sunda yang gua suka sih. Apalagi yang di Janjur waktu itu tuh. Uh, mantap. Nah, ngomong-ngomong soal Sunda ini gua tuh kemarin baru baca salah satu dongeng Sunda bercerita tentang seorang putri kerajaan yang dikutuk jadi buruk rupa dan dibuang ke hutan. Judulnya tuh kalau enggak salah Purbasari dan lutut kasar gitu loh. Kalian pasti sudah tahu dong ceritanya. Nah, ternyata T botol Soto itu punya kemasan spesial yang gambarnya itu Purbasari dan lutung kasar. Ini dia nih kemasannya nih dengan judul Tulus Hati Purbasari karya dari Zai Kapsu. Dan ini nih gambar putri Purbasarinya dan juga lutung kasarungnya dan ini yang versi udah jadi cakepnya. Gila keren banget ya. Desain ini tuh salah satu kemasan spesial teh Botol Sosro 2025 kategori kebaikan cerita asli Indonesia. Ada delapan karya kategori ini yang keren-keren dari ilustrator-ilustrator kebanggaan Indonesia. Jangan lupa koleksi semuanya 24 desain kemasan spesial TE botol SOSRO dan lestarikan warisan budaya dan tradisi asli Indonesia. Nah, sekarang kita langsung aja nyebrang buat makan ya. Let's go, man. [Musik] Wes. Halo, Bang. Halo. Mau ngipas apa nih? Sate. Sate full daging. Ini dari mentah apa sudah setengah matang? Dari mentah. Ini baru dibakar setengah matang. Kiblatnya ke arah Karang yang mana nih? Ee Purwakarta atau Cianjur? Purwakarta. Asli Purwakarta. Iya. Daging sapi kan? Sapi. Bagian apa? Bagian mana? Coba saya lihat. Mana Bang? Yang mana, Bang? Bukan. Ya. [Musik] Ini cuma sate doang atau ada? Ada sop iganya juga. Sop iga juga? Iya. Kalau sate tapi cuma sate daging sapi aja ya. Daging sapi aja. Enggak ada yang lagi yang lain. Ini dibumbuin enggak, Pak? Dibumbuin yang punya dengan nasi enggak diproses masak. Nah. Oh. Yang punya ada enggak, Mas? Ada di belakang. Ada enak. Siapa? Teh sushi namanya. Susi. Oh, ini teh sushi. Karena kan namanya sate marangi. Teh sushi. Berarti ini teh sus. Ini teh sushi. Iya, betul. Kalau di iklan kan ini teh susu. Ini teh sushi. Eh, saya naik nih tempat makan. Oh, iya. Wah, tahu salam kenal. Iya, saya pikir tahu nih, Teh. Saya mau nanya ini udah jual dagang berapa lama? Dari 2006 mulai jualan pada 19 tahun ya? Hampir 20 tahun ya? Iya. Dulu saya nge-cos di BINUS. Oh, gitu. Anak 2010 11 berarti sudah jualan dong. Tapi saya enggak tahu dulu belum terkenal aja kali ya. Ramainya dulu tahun berapa inget? Kalau rameai pas kita lagi meningkat di Corona itu lah. Oh kalau yang lain tuh dagangan jadi susah. Iya ini pes malah jadi. Iya naik. He online-nya atau orang datang? Ee online sama orang datang sih. Wah gila. Terus sampai sekarang dong. Sampai sekarang bukanya jam berapa face kita? Dari jam 10. Pagi sampai jam 10.00 malam. Sehari bisa berapa tusuk? Sehari kita di 4 sampai R5.000 lah. 4 sampai R5.000 tusuk sehari. Sehari kali ya. 4 sampai R5.000, coy. Tuh yang mentahnya noh. Oh, ini yang mentah. Ini yang mentah. Iya. Ini yang mentah. Oh, ini yang lemak ya? Ini full daging. Iya, full daging. Ini campur lemak. Nasinya enggak dimasak ya, cuma rendem doang ya? Iya, rendam pakai bumbu aja. Ini ada cabang enggak? Ada satu. Oh, ada. Di mana? Di Jalan Buti Suum Manggis. Kita produksi di situ sekalian produksi. Kalau buka tempat lain yang jauh-jauh enggak enggak takut enggak kepegang. Awalnya ada satu di daerah blok M tetapi kita sudah baru setahun karena memang penjualan kita meningkat tempatnya diambil alih sama yang punya ya. Mudah-mudahan ke depannya bisa 3 4 5 6 dan saya doain. Amin. Saya doain mudah-mudahan ya. Terus kalau saya cobain enak juga ya. Siapa tahu kita bisa kerja sama ya. Bolehlah ke depannya ya. T Susi asli mana? Purwakarta. Saya Purwakarta aslinya. Oh, pantesan jualnya sampai marahi. Nah, ini lemak nih. Nah, ini dia lemak masih ada ya, Teh? Buat saya sampai ketemu di meja makan. [Musik] Ini dia gua pesan seporsi lima daging lima yang pakai lemak. Nasinya nih lucu nih nasinya nih dibungkus daun nasi timbel katanya. Di meja itu ada cabe, ada kecap manis, ada garam dan juga jeruk. Sebelum makan kita doa dulu. Kita mulai dari daging dulu ya, karena gua suka banget yang pakai lemak. Jadi itu yang terakhir aja. Daging sebenarnya paling enak tuh di atasnya taburin. Di atasnya ada cabe, ada bawang. Kalau bisa ini yang daging ya. Makan cuy. [Musik] Mantap banget, Men. Dagingnya empuk gila. Bumbunya enggak usah diragukan lagi. Udah dimarinasi 10 jam. Wow. Rasanya itu enggak cuma sekedar makan daging, tapi ada manisnya. Gua enggak tahu manisnya itu dari kecap yang di luar atau dari dagingnya doang. Makannya makan, cuy. [Musik] [Musik] campur 10. Sekarang gua mau coba yang ada lemaknya. Kita coba ya. Makan, cuy. mana nikmat banget the best the best iya yang gua suka potongan dagingnya ukurannya besar-besar jadi satu tusuk tiga pokoknya mengkilat banget luar biasa men basement Hm. Gila ini rasanya sih susah dijelaskan dengan kata-kata. Kalau ininya tuh isiannya tuh kecap manis, potongan tanggap lah, potongan bawang, cabe yang udah pasti lu tahulah rasanya. Tuh lihat dong daging lemak daging sebuah komposisi yang sangat kuat. Hm. Kecapnya bikin punya gua ini. Untungnya enggak banyak. Ini kecapnya tuh cuma kayak mungkin cuma dua tiga kali putar gitu. Kalau yang sampai banjir PP-nya tadi makan kecapnya tuh agak banyak terlalu manis jadinya. Makanya tadi yang gua bilang gua enggak tahu manisnya itu dari kecap atau dari marinasinya juga atau mungkin keduanya. Empuknya rata. Empuk rata. Mau dipakai. Gua pengen habisin 10 tusuk nih. Kita lihat ada dapat alat enggak. Semangat, cuy. Ini kuncinya sate ini adalah di bumbu marinasinya itu. Itu yang bikin sate ini jadi nikmat. Yang dianjur mirip enggak? Ee agak beda dikit. Amin Cianjur. Lu tahu kan kalau makan lemak tuh dia punya teks sendiri tuh. Tekstur sendiri, tekstnya sendiri yang membalur daging-daging ini. Jadi ah jadi dalam satu gigitan itu [Musik] yang campur ya. Gu sian campur lagi. Lauknya habis dua dua gitu. Jangan gitulah. Kita tetap bosi jaga makan. Oh oke. Kalau bisa ini lemak semua. 10 lemaknya. Iya beneran? Iya tapi gua cobain lu. Gua kan kasih cobain lu satu-satu berkurang tiga tuh dihitungin. Tujuh tujuh. Kayaknya gua masih bisa makan. Datang lagi ki sini ki pulang pulangnya sih bikin enak. Iya kan begitu pecah. Heeh. Nyatu sama yang daging semulut-mulut. [Musik] Wow. Enak. Nih. Ini yang bagus nih. Yang mana yang bagus? Udah ngincer. Udah ngincer dia. [Musik] Hakan kerupuk. Hah? Enak ya? Enak lemaknya. Enak. Enak sih. Emang udah udah. Ni last bite nih. Banget cuy. Ah kelar makan main. Senang banget nih. Luar biasa. Mari kita tutup dengan yang lebih luar biasa lagi. Apalagi kalau bukan tebot sosro original. Ini dia men, versi putri Purbasari dan luut kasar. Lebih mantap tambah es batu. Mantap. Uh. Mantap. Ah. Minum cuy. Wow. Mau mau lembut enggak? Wah, manis dan sepetnya tuh pas banget, Men. Karena teh botol Sosro original ini terbuat dari 100% teh, gula dan melati asli. Jadi, gua masih bisa ngerasain sedikit rasa sepat dari teh asli yang khas banget. Karena apapun makanannya minumnya teh botol sosro. Itu udah kelar makan main. Gilah sumpah kenyang banget. Tapi nikmat. Sekarang saatnya kita bayar bayar. Teh Sushi cewek udah kelar makan nih. Elah kenang banget. Luar biasa enak. Alhamdulillah. Kenapa namanya teh sushi? Karena memang teh sushi yang mulai. Iya. Bukan dari orang tua ya. Bukan. Iya. Orang tua dulu jual sate enggak? Jualan juga. Oh memang jualan. Memang jual sate marengi. Oh di mana? Di mana? Eh di Purwakarta. Masih enggak? Enggak, udah enggak. Oh, udah enggak. Makanya dapat ininya lah ya dari anak tu. Iya. Turunerun teh enggak kepikiran buat ini misalnya diambil ruko atau apa. Kalau niat pengin ya. Pengin tetapi ee harus cukup dengan modal dulu. Harus cukup dengan modal ya. Saya doain ya. Iya. Mudah-mudahan saya doain bisa jadi sebesar kayak yang di Purwakarta. Amin ya Allah. Amin. Ya, kalau siapa tahu nyari investor juga kasih tahu saya aja. Iya, Teh. Seporsi berapa saya makan itu tadi seporsi? Kalau yang full daging seporsi Rp50.000. Yang campur lemak Rp40.000. Per 10nya satu. Kalau nasi Rp5.000, lontong Rp5.000. Gila kita berapa tapi tadi ini mau ya? Sudah saya bayar lebih banyak. Banyak banget itu. Enggak apa makasih ya. Terima kasih banyak ya. Sama-sama. Terima kasih. Makin sukses ya, selalu. Heeh. Mudah-mudahan lancar semuanya ya. Amin. Saya lancar juga lancar. Iya. Amin. Teh Sushi ini saya kan lagi kerja sama sama Teh Botol Sosro. Iya betul. Heeh. Nah, nih jadi yang menurut saya yang makanannya enak enggak ada obat atau B the best gitu ini bakal dapat stiker ini nih tiker asli enak rekomendasi T botol Sosro X Carla enggak cuma ini. Nanti tim teh T botol SOSro bakal datang kasih plaket pengharga dan bakal dipromosikan di sosial medianya Teh Botol Soso. Baik terima kasih. Mantap banget ya. Ini saya tempel ya dulu ya Teh. Gimana ya? Tempel sini ya Teh. Wah, ini nih udah sah nih. Asli enak sah ya, Teh. Makasih ya sekali lagi ya. Sudah boleh diliput tempatnya. Iya, sama-sama. Ini mudah-mudahan video saya bermanfaat. Bawa rezeki ke sini. Iya, amin. Jadi rezekinya jadi lebih banyak bisa punya tempat sate maranggi yang besar. Amin. Amin. Amin. Amin. Amin. Amin. Sukses selalu. Amin. Sama-sama. Ya, jalan dulu. Makasih sehat selalu. Iya, sama-sama. Thank you mamin sudah nonton episode kali ini dan ikuti terus video gua bareng Teh Botol Sosro dan jangan lupa koleksi ke-24 desain kemasan spesial T bot Botol Sosro dan lestarikan terus warisan budaya dan juga tradisi asli Indonesia damen co enggak apa-apa enggak anak sama aja om boleh minta foto engak boleh thank aku ikut Foto ya boleh. Ayo ayo foto ya. Aku kiri juga angle kiri semua jadi kiri semua nih. Ya udah deh aku juga aku. Oke dah belajar yang rajin ya. Iya siap ya telat dia. Enggak ikut ya telat donat sih dia. Suka ini donatnya enak banget. Ken beneran aku harus observasi kantin di 78 karena tapi saya mesti ke kantin dulu. I iya jelasin dong jelasin dong. Karena karena e empuk banget terus dikunyah buat yang behel ini behel friendly buat yang iup iiup gitu yang gitu kalangan-kalangan iup gitu. Iya betul. Udah, udah nih. [Musik]
← Kembali ke Beranda